Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Sebanyak 28 Penerbangan di Sepinggan Balikpapan Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

×

Sebanyak 28 Penerbangan di Sepinggan Balikpapan Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Sebarkan artikel ini
IMG 20260906 WA0057 1 e1788700127788
Suasana di depan counter check in atau pendaftaran penumpang dan bagasi di Bandara Sepinggan pada Minggu pagi hari. Sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau menyebabkan sejumlah penerbangan dari Jakarta ke Balikpapan dan Balikpapan ke Jakarta dibatalkan. (Antara)

BALIKPAPAN, Kalimantanpost.com – Sebanyak 28 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dibatalkan akibat ruang udara di wilayah barat Indonesia terganggu oleh sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Pjs General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Rizal Aries Laksono, di Balikapapan, Minggu, menjelaskan sebaran abu vulkanik tersebut membuat jalur udara menuju Jakarta belum aman untuk dilalui, sehingga maskapai terpaksa menghentikan operasional pesawat.

Kalimantan Post

“Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Sepinggan. Gangguan ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari,” kata Rizal.

Hingga pukul 15.00 Wita, data operasional mencatat 28 penerbangan terdampak yang terdiri dari 13 kedatangan dan 15 keberangkatan.

Gangguan ini memicu efek berantai karena penutupan jalur udara di Pulau Jawa otomatis menghambat rotasi pesawat menuju Balikpapan.

Mayoritas rute yang batal melayani tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Namun, beberapa penerbangan menuju Bandung (BDO), Palu (PLW), dan Melak/Kutai Barat (GHS) juga turut terdampak.

Merespons situasi ini, manajemen bandara membuka opsi pengembalian dana tiket (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule) bagi penumpang di terminal keberangkatan.

“Sebagian besar penumpang memilih refund, sedangkan sisanya mengajukan reschedule,” ujar Rizal.

Untuk menjaga kenyamanan penumpang, personel dari Aviation Security (Avsec), Customer Service, serta Airport Operation Landside and Terminal (AOLT) disiagakan untuk memberikan pendampingan langsung.

Pihak bandara juga mengoptimalkan ruang tunggu dan memperbarui informasi jadwal secara berkala.

Saat ini, manajemen Bandara SAMS Sepinggan terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas penerbangan untuk memantau keselamatan ruang udara berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) terbaru. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Rupiah Menguat
Iklan
Iklan