Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Wafat, Akademisi ULM: Jasa dan Keteladanannya Akan Selalu Dikenang

×

Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Wafat, Akademisi ULM: Jasa dan Keteladanannya Akan Selalu Dikenang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260906 WA0049
Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan dan Kepegawaian FKIP ULM, Dr. Dharmono, M.Si. (KP/Dok)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kabar duka kembali menyelimuti Kalimantan Selatan.
Mantan Gubernur Kalsel, H. Rudy Ariffin, mengembuskan napas terakhir di RS Amanah Banjarmasin, Minggu (6/9/2026). Ia wafat dalam usia 73 tahun.

Kepergian sosok yang pernah memimpin Banua selama dua periode, 2005-2015, itu menyisakan duka mendalam. Bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat dan berbagai kalangan yang mengenal kiprahnya.

Kalimantan Post

Rudy Ariffin yang lahir pada 17 Agustus 1953 dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kalimantan Selatan.

Selama memimpin Banua, almarhum dikenal sebagai sosok sederhana, dekat dengan masyarakat, serta memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah.

Ucapan belasungkawa pun datang dari berbagai kalangan. Salah satunya disampaikan Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan dan Kepegawaian FKIP ULM, Dr. Dharmono, M.Si.

Mewakili seluruh civitas akademika FKIP ULM, Dharmono menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Rudy Ariffin.

Menurutnya, pengabdian Rudy Ariffin selama memimpin Kalimantan Selatan menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan Banua.

“Beliau adalah sosok pemimpin yang telah memberikan banyak pengabdian dan pemikiran untuk kemajuan Kalimantan Selatan. Jasa dan keteladanan beliau tentu akan selalu dikenang,” ujar Dharmono.
Dharmono juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan segala kesalahan serta kekhilafannya mendapatkan ampunan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT meridhai dan menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta membukakan pintu rahmat-Nya,” ucapnya.

Ia turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan, keikhlasan dan kekuatan dalam menghadapi kepergian Rudy Ariffin.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, keikhlasan dan kekuatan. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Baca Juga :  Tak Lekang Zaman, 500 Peserta Ramaikan Baayun Maulid di Mesjid Sultan Suriansyah

Bagi Dharmono, kepergian Rudy Ariffin bukan sekadar kehilangan bagi keluarga. Wafatnya mantan gubernur dua periode itu juga menjadi kehilangan bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Sepuluh tahun memimpin Kalsel meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan daerah. Pengabdian tersebut akan menjadi bagian dari sejarah Banua yang terus dikenang.

“Semoga segala kebaikan dan pengabdian beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu,” pungkasnya. (fin/KPO-1)

Iklan
Iklan