Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Pertarungan Terakhir Dua Veteran Portugal dan Krosia

×

Pertarungan Terakhir Dua Veteran Portugal dan Krosia

Sebarkan artikel ini
IMG 20260702 WA0034 e1782974793196
Grafik ilustrasi pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal melawan Kroasia yang dijadwalkan berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, Rabu (1/7/2026) waktu setempat. (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Pertarungan terakhir dua veteran tim nasional Portugal dan Kroasia akan mewarnai duel kedua tim dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB.

Baik megabintang Portugal Cristiano Ronaldo, maupun kreator utama Kroasia Luka Modric, sama-sama memecahkan rekor di edisi 2026 ini yang menjadi penampilan putaran final Piala Dunia keenam atau laga terakhir mereka.

Kalimantan Post

Portugal dan Kroasia melangkah ke fase gugur sebagai runner-up di Grup K dan Grup L. Pertemuan mendatang akan menjadi yang pertama kali di Piala Dunia FIFA.

Meskipun kedua tim belum pernah bertemu di Piala Dunia sebelumnya, mereka telah berbagi pertemuan yang berkesan di Kejuaraan Eropa UEFA. Luis Figo mencetak gol saat Portugal meraih kemenangan 3-0 di babak penyisihan grup UEFA EURO 1996, sebelum Ronaldo dan Modric sama-sama tampil dalam duel babak 16 besar EURO 2016 di mana gol kemenangan Ricardo Quaresma di perpanjangan waktu membawa Portugal lolos.

Pertemuan terakhir mereka terjadi di Liga Bangsa-Bangsa UEFA pada November 2024, ketika Josko Gvardiol membalas gol pembuka Joao Felix dalam hasil imbang 1-1.

Pertandingan antara dua negara sepak bola terkemuka Eropa ini menyajikan alur cerita yang menarik, terutama potensi pertemuan terakhir antara dua pemain hebat dalam sejarah sepak bola.

Kapten Portugal Cristiano Ronaldo dan kapten Kroasia Luka Modric menghabiskan enam musim bersama di Real Madrid, memenangkan empat gelar Liga Champions UEFA, dan kedua veteran tersebut tetap menjadi figur sentral bagi tim masing-masing, dengan Ronaldo mencetak dua gol melawan Uzbekistan dan Modric menandai pertandingan ke-201-nya untuk Kroasia dengan umpan penting melawan Ghana.

Baca Juga :  Kalsel akan Kirim Delapan Lifter Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior di Semarang

Laga tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 32 besar. Portugal sedikit lebih diunggulkan karena kualitas skuad yang lebih dalam, tetapi Kroasia punya pengalaman luar biasa di pertandingan sistem gugur.

Portugal dapat mengandalkan penguasaan bola melalui trio Vitinha, Joao Neves, dan Bruno Fernandes di lini tengah. Di fase gugur, Selcao das Quinas menunjukkan kemampuan menciptakan variasi serangan dari lini tengah maupun dari sisi sayap lewat Joao Felix atau Pedro Neto dengan Ronaldo sebagai penyelesaian akhir.

Tim asuhan Fernando Santos itu juga memiliki pertahanan yang solid dengan hanya kebobolan satu gol di fase grup. Namun, mereka belum diuji ancaman berbahaya melalui kombinasi pengalaman, kreativitas, dan serangan balik cepat ala Kroasia.

Kroasia datang membawa mental bertanding yang bagus di laga gugur, terbukti dari performa mereka dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir. Vatreni memiliki Modric, Mateo Kovacik, dan Martin Baturina untuk memperebutkan dominasi di lini tengah, termasuk memperlambat tempo pertandingan Portulgal.

Tim asuhan Zlatko Dalic memiliki kemampuan serangan balik cepat yang menjadi senjata utama dengan Ivan Perisic dan Andrej Kramaric/Budimir. Meskipun tidak memiliki penyerang yang sangat produktif, Kroasia memiliki striker dengan pergerakan tanpa bola yang cukup baik sehingga sulit dijaga.

Selain itu, ancaman dari bola mati berkat kualitas umpan Modric dan Baturina bisa menjadi penentu keunggulan.

Lini pertahanan Kroasia juga sudah menunjukkan perbaikan. Meskipun sempat kebobolan cukup banyak saat kalah 2-4 dari Inggris pada laga pembuka, lini belakang mereka tampil jauh lebih solid dalam dua pertandingan berikutnya dan membawa Kroasia lolos ke fase gugur.

Namun, Josko Gvardiol, Josip Stanisic dan kawan-kawan akan menghadapi ujian yang lebih besar untuk meredam pergerakan Ronaldo dan para pemain sayap Portugal.

Baca Juga :  Meksiko Lebih Diunggulkan Ketimbang Ekuador

Kroasia bisa meningkatkan peluang mereka melaju ke babak selanjutnya jika pertandingan berjalan lambat dan ketat. Namun, apa bila Portugal mencetak gol lebih dulu, mereka berpotensi mengontrol laga. (Ant/KPO-3)

Perkiraan susunan pemain:

Portugal: Diogo Costa (kiper), Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes, Vitinha, Joao Neves, Pedro Neto, Bruno Fernandes, Joao Felix, Cristiano Ronaldo.

Kroasia: Dominik Livakovic (kiper), Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Josko Gvardiol, Petar Sucic, Luka Modric, Mateo Kovacic, Martin Baturina, Ante Budimir, Ivan Perisic.

Iklan
Iklan