Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Jembatan Sakaharang Mantuil Putus Total, Pemko Banjarmasin Siapkan Jalur Darurat hingga Alternatif

×

Jembatan Sakaharang Mantuil Putus Total, Pemko Banjarmasin Siapkan Jalur Darurat hingga Alternatif

Sebarkan artikel ini
IMG 20260830 WA0048 e1788091968129
Wali Kota Banjarmain, Muhammad Yamin langsung terjun mencek ke lokasi ambruknya Jembatan Sakaharang Mantuil. (Kalimantanpost.com/Hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin langsung bergerak cepat setelah ambruknya Jembatan Sakaharang di Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang menyebabkan terputusnya akses warga setempat, Minggu (30/8/2026).

Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah jembatan dilintasi truk pengangkut batu material dengan muatan yang disebut melebihi kapasitas.

Kalimantan Post

Meski demikian, penyebab pasti ambruknya jembatan masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin langsung terjun ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang menjadi akses utama warga tersebut.

Yamin mengungkapkan dari kejadian ini menjadi peringatan bagi Pemko Banjarmasin untuk kembali mengevaluasi kondisi infrastruktur jembatan, khususnya yang telah berusia puluhan tahun.

“Runtuhnya jembatan tersebut menjadi pembelajaran bagi pemerintah kota, untuk segera melakukan pendataan kembali jembatan di Banjarmasin yang kondisinya mungkin sudah puluhan tahun,” kata Yamin, Minggu (30/8/2026).

Wali Kota menilai pemeriksaan tidak cukup hanya dilakukan terhadap Jembatan Sakaharang saja. Namun seluruh jembatan yang berada di wilayah Kota Seribu Sungai perlu dipetakan kembali berdasarkan kondisi dan kewenangannya.

“Harus kita coba cek kembali kondisinya, jangan sampai terulang kembali. Dinas terkait pun harus memiliki data sendiri terkait wewenang kawasan,” tutur Yamin.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan ambruknya jembatan tidak berdampak lebih jauh terhadap mobilitas masyarakat Mantuil.

Sebab, jembatan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi warga. Jika tidak segera ditangani, aktivitas masyarakat maupun akses menuju kawasan tersebut dapat terganggu.

“Kita berharap ini jangan sampai menjadi pemutus akses warga kota. Saya sudah melakukan koordinasi ke dinas terkait untuk mengecek,” ujarnya.

Selain penanganan jembatan yang ambruk, Pemko Banjarmasin juga mulai mempertimbangkan pembangunan jalur alternatif menuju Mantuil.

Ia menyebutkan, akses menuju kawasan tersebut tidak seharusnya hanya bergantung pada satu jalur. Keberadaan jalan alternatif dinilai penting sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pada akses utama.

Baca Juga :  Kabut Asap Menyelimuti Banjarmasin, Jam Sekolah Diundur dan PJJ Jadi Opsi

“Ke depan saya berharap jalan ke Mantuil tidak hanya mengandalkan satu saja. Ke depan kita harus ada jalan alternatif yang harus kita buatkan,” tegasnya.

Ia berharap langkah penanganan dapat segera dilakukan sehingga masyarakat tidak terlalu lama merasakan dampak terputusnya akses akibat ambruknya Jembatan Sakaharang.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, memastikan pihaknya telah melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti pembangunan jembatan sementara.

“Tim PUPR sudah berkoordinasi agar jembatan sementara segera ditindaklanjuti hari ini,” katanya. (ham/KPO-3)

Iklan
Iklan