Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai memetakan sejumlah aset daerah yang berpotensi untuk dikerjasamakan dengan pemerintah daerah lain maupun investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Potensi Aset Milik Daerah yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, di Ruang Rapat Sekda Balai Kota Banjarmasin, Selasa (4/8).
Rapat tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai aset milik pemerintah daerah yang memiliki nilai strategis dan peluang pengembangan melalui skema kerja sama investasi.
Ichrom Muftezar mengatakan, inventarisasi aset dilakukan sebagai upaya membuka peluang investasi sekaligus mendorong pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat ekonomi bagi pembangunan Kota Banjarmasin.
Sejumlah aset yang dinilai memiliki potensi nantinya akan dipromosikan dalam agenda Dialog Kerja Sama Pemerintah Daerah Cina–Indonesia yang diselenggarakan United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC) di Yogyakarta dalam waktu dekat.
Forum internasional tersebut menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk memperluas jejaring kerja sama, sekaligus menarik minat investor dari berbagai negara.
Melalui kegiatan itu, Pemkot Banjarmasin berharap dapat menghadirkan kolaborasi yang mampu mendukung percepatan pembangunan daerah, meningkatkan perekonomian, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset milik pemerintah kota. (prokom-bjm/K-5)















