BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalsel berujung ricuh dengan saling dorong dan tarik menarik antara massa aksi dan polisi yang berjaga.
Di tengah-tengah aksi yang memanas tersebut, terlihat seorang polisi mengejar bahkan sampai memukul ke arah kerumunan massa aksi.
Hal tersebut semakin memicu bentrok antara keduanya. Massa aksi yang kebanyakan dari mahasiswa tersebut sempat berteriak histeris untuk menghentikan bentrok yang terjadi.
Teriakan tersebut akhirnya merendam bentrok yang sempat terjadi. Beberapa pengunjuk rasa yang terkena pukul dan cedera dalam aksi tersebut langsung mendapatkan penanganan.
Di sela-sela aksi tersebut, sempat mencuat ada provokator yang sengaja membuat demo memanas hingga berakhir ricuh antara massa aksi dengan polisi.
Di tengah kondisi tersebut, massa aksi memaksa tetap bertahan. Namun beralih tempat ke simpang empat bundaran jalan tepat di depan Bank Indonesia.
Di sisi lain, kepolisian masih berjaga di kawasan DPRD Kalsel karena belum bubarnya massa aksi. (ham/KPO-4)















