Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Siaga Karhutla, Pemkot Banjarbaru Kerahkan Seluruh Unsur Antisipasi Musim Kemarau

×

Siaga Karhutla, Pemkot Banjarbaru Kerahkan Seluruh Unsur Antisipasi Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 1 Pelantikan
PELANTIKAN-Wali Kota Banjarbaru mengambil sumpah dan melantik 90 pejabat administrator, pengawas, dan pimpinan tinggi pratama di Aula Gawi Sabarataan, Selasa (4/8). Pelantikan dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Banjarbaru. (KP/Devi)

Banjarbaru, KP – Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan tahun 2026. Penetapan itu diperkuat dengan pelaksanaan Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan di Lapangan dr. Murdjani Banjarbaru, Selasa (4/8), sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman bencana pada musim kemarau.

Apel dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni yang membacakan amanat Wali Kota Banjarbaru. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Kalimantan Post

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, peran aktif seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana,” ujarnya.

Menurut Sirajoni, status siaga darurat yang telah ditetapkan memungkinkan seluruh sumber daya, personel, peralatan, dan mekanisme penanganan digerakkan lebih cepat, terpadu, dan efektif apabila terjadi keadaan darurat.

Ia meminta seluruh instansi terkait mengedepankan langkah pencegahan dengan meningkatkan patroli di kawasan rawan karhutla, melakukan pemantauan secara berkala, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap laporan titik api segera ditindaklanjuti.

“Jangan menunggu kebakaran membesar baru kita bergerak,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Sirajoni menilai keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak memperkuat semangat gotong royong, koordinasi, dan komunikasi agar Banjarbaru mampu menghadapi musim kemarau dengan lebih siap dan tangguh.(Dev/K-5)

Baca Juga :  Pemko Banjarbaru Perkuat Profesionalitas ASN, Disiplin PPPK Jadi Fokus
Iklan
Iklan