BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) berikan dukungan penuh dalam upaya penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan dengan siapkan pos bantuan suplai air.
Kondisi kabut asap yang ditimbulkan dari dampak kebakaran hutan dan lahan di area Kalimantan Selatan masih terus berlangsung. Hal tersebut berimplikasi pada aspek kesehatan, mobilitas masyarakat, hingga aktivitas lalu lintas udara. Untuk itu, sebagai aksi nyata bersama dengan para stakeholder dan relawan pemadam api, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) membuat Pos Bantuan Suplai Air di area Pond Barat Bandara Internasional Syamsudin Noor.
“Keadaan saat ini di Kalimantan Selatan perlu upaya kerja sama dari seluruh pihak terkait. Kebetulan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor merupakan area yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga kami berupaya memberikan dukungan berupa suplai air yang dapat dioptimalkan para relawan, terutama oleh Satgas Karhutla Tegal Arum”, ungkap Stephanus Millyas Wardana, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jumat (4/9/2026).
Fasilitas ini dapat digunakan dalam rentang waktu operasional 06.00 – 18.00 WITA setiap hari. Di lokasi pengambilan air terdapat personel Airport Rescue & Fire Fighting yang bertugas dan dilengkapi juga dengan sejumlah peralatan seperti pompa portable, suction hose, discharge hose, spanner, dan tenda. Hingga 3 September 2026, Pos Bantuan Suplai Air yang beroperasi sejak 30 Agustus 2026 telah memberikan suplai air untuk 77 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan total 380.100 liter air.
Selain itu, Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) juga memberikan bantuan sejumlah logistik untuk Posko Siaga Karhutla, pengoperasian blower di area Gedung Terminal untuk mengurangi asap masuk, dan pembagian masker di Bandara Internasional Syamsudin Noor selama kondisi ini terjadi.
“Kami sangat salut dan mengapresiasi semangat dari personel yang bertugas dengan sepenuh hati dan seluruh pihak dalam upaya menangani kebakaran hutan dan lahan yang tengah terjadi. Kami juga berterima kasih atas pengertian dan kesabaran para pengguna jasa dalam menghadapi kondisi saat ini. Semoga kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan hasil yang terbaik dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan”, tutup Millyas. (Opq/KPO-1)















