Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pedagang Pasar Sentra Antasari Didorong Melek Digital

×

Pedagang Pasar Sentra Antasari Didorong Melek Digital

Sebarkan artikel ini
IMG 20260905 WA0056
Pasar Sentra Antasari Banjarmasin. (Kalimantanpost.com/Hamdi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pedagang di Pasar Sentra Antasari didorong untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan di era digital saat ini.

Mendukung hal tersebut, Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar mengelar pelatihan bagi para pedagang. Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda di Pasar Sentra Antasari, Sabtu (5/9/2026).

Kalimantan Post

Ananda menyambut pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya perputaran ekonomi tidak hanya ditopang oleh toko offline saja. Namun juga toko online.

Terlebih, omset yang dihasilkan melalui toko online terus berkembang dan berpotensi. Sehingga, para pedagang dinilai perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi transisi menuju digitalisasi.

“Toko offline jalan toko online juga jalan. Jadi saling melengkapi,” kata Ananda.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar, Muhammad Abdan Syakura menuturkan pelatihan ini diikuti sebanyak 500 pedagang yang dibagi dalam dua hari pelaksanaan.

“Jadi hari ini 250 pedagang, besoknya 250 pedagang,” ucap Syakura.

Syakura menjelaskan materi pelatihan yang diberikan mulai dari hal-hal dasar seperti membuat akun online hingga memahami sistem e-commerce.

Hal tersebut dilakukan agar para pedagang semakin memahami dan mampu memanfaatkan teknologi digital.

Menurutnya, tantangan menuju digitalisasi kembali kepada masing-masing pedagang. Mereka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, termasuk perubahan perilaku pasar.

“Ini jadi tantangan bagi para pedagang bagaimana mereka bisa beradaptasi terhadap kecanggihan teknologi kemudian perilaku pasar dan lainnya,” terangnya.

Ia menilai jika pedagang sudah terlatih dan terbiasa mentransformasikan dari yang semula hanya jualan ke offline hingga turut berjualan secara online. Maka proses transisi digitalisasi dalam transaksi jual beli akan semakin cepat.

“Meski kita dorong digital, mereka tetap berdagang di pasar karena kita ingin mereka bisa berjualan online yang jangkauannya tidak hanya Banjarmasin tapi nasional,” sebutnya.

Baca Juga :  Masuk Tahap Pengecoran, Jembatan Japri Zam-Zam Dikebut Rampung November

Tidak hanya menyasar pedagang Pasar Sentra Antasari, ke depan Perumda Pasar akan memberikan pelatihan kepada pedagang Pasar Lima dan Pasar Sudimampir agar siap menghadapi transisi digitalisasi.

“Kalau sembako saya lihat masih bagus, tapi kalau jualan baju, kosmetik dan lain sebagainya kompetitif sekali persaingannya. Jadi kompetitif ini kita terus upgrade kapasitas dari para pedagang sehingga mereka bisa untuk berjualan secara online,” tuturnya.

Adapun pelatihan para pedagang ini menjadi rangkaian dalam memeriahkan Hari Jadi (Harjad) ke-500 Tahun Kota Banjarmasin. (ham/KPO-3)

Iklan
Iklan