BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Terbatasnya anggaran membuat perbaikan lanjutan Titian Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur belum dilengkapi pagar dari sisi kiri maupun kanan.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hendra Maulana mengatakan perbaikan titian tersebut menyesuaikan pagu anggaran yang tersedia.
“Jadi tidak masuk RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk pagarya,” kata Hendra saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).
Menurut Hendra kondisi tersebut disesuaikan dengan titian sebelumya yang memang tidak memiliki pagar. Pada sejumlah bagian, sisi kanan dan kiri titian langsung terhubung dengan pelataran rumah warga.
“Untuk titian eksisting sebelumya memang tidak ada pagarnya dan sebagian kanan kiri titian juga langsung di pelataran rumah warga,” ujarnya.
Padahal berdasarkan fakta di lapangan, titian yang lebih dulu diperbaiki sebelumnya sudah dilengkapi pagar dari kedua sisinya. Namun kondisinya saat ini, sejumlah bagian pagarnya sudah lepas.
Tentunya kondisi titian tanpa pagar tersebut menjadi perhatian dari sisi keselamatan. Terlebih saat malam hari, kawasan tersebut cukup gelap karena minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
Ia menuturkan pengadaan pagar titian tersebut akan kembali diusulkan dalam anggaran tahun 2027.
“Tahun depan apabila dianggarkan kami lengkapi lagi pagarnya,” ujarnya.
Sementara untuk kebutuhan PJU, ia menyebutkan nantinya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin yang akan memenuhi ketersediaan penerangan di kawasan tersebut.
Menurutnya, prioritas dalam pekerjaan saat ini adalah memastikan akses utama warga dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Mengingat kondisi sebelumya titian sangat tidak layak karena sejumlah bagian titian sudah lapuk dan bergoyang saat dilintasi. Bahkan sudah banyak korban yang terjatuh.
“Yang sebelumya memang tidak layak dan sangat membahayakan warga karena sudah goyang dan banyak lantai yang lapuk,” pungkasnya.
Saat ini, perbaikan titian yang menjadi akses utama warga Murung Selong tersebut masih berjalan yang mana progres pengerjaan sudah hampir 85 persen. (ham/KPO-3)















