Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Desa Wisata Diharapkan Beri Multiplier Effect dan Buka Lapangan Kerja  

×

Desa Wisata Diharapkan Beri Multiplier Effect dan Buka Lapangan Kerja  

Sebarkan artikel ini
8 3klm buka
SOSIALISASI – Anggota DPRD Kalsel, Dr.H.Karli Hanafi Kalianda, SH.MH saat menyampaikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi/Penyebarluasan Peraturan Perundang-undangan tentang  Pengembangan Desa Wisata, di Desa Antar Raya, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola. (KP/Lili)

Banjarmasin, KP – Kehadiran desa wisata diharapkan mampui memberikan dampak ganda atau “multiplier effect”, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dr.H.Karli Hanafi Kalianda, SH,MH mengatakan hal itu dalam perbincangan melalui telepon selularnya, Selasa (1/2/2022).

Kalimantan Post

Sebelumnya Karli Hanafi yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel, telah melaksanakan Sosialisasi/Penyebarluasan Peraturan Perundang-undangan tentang Pengembangan Desa Wisata, Desa Antar Raya, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

“Keberadaan Desa Wisata merupakan jawaban dari perkembangan kecendrungan pasar wsata yag orientasi pilihan wisatawannya telah mengalami pergeseran pada pilihan-pilihan yang menyajikan keasrian wilayah pedesaan,” jelasnya.

Dengan adanya desa wisata, katanya melanjutkan, produk wisata akan lebih bernuansa naturan atau alami sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan sehingga dapat mengembangkan pariwisata berdampingan dengan kebudayaan tanpa merusak kebudayaan yang ada.

Menurut dia, desa wisata mempunyai peranan penting untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam berupa flora dan fauna serta budaya yang sangat besar dan beragam yang keberadaannya berpotensi m,enjadi objek dan daya tarik wisata, sehingga perlu diatur dan dikelola secara berkelanjutan, mandiri, lestari dan partisipatif guna kemanfaatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Melihat banyaknya potensi yang ada, baik dari sisi pariwisata maupun letak geografisnya yang cukup strategis dimungkinkan dapat dikembangkan menjadi destinasi pariwisata yang berkualitas, tentunya dengan sentuhan pengelolaan yang professional,” ujarnya.

“Selain itu, potensi kepariwisataan daerah harus dibina dan dikembangkan guna menunjang pembangunan daerah pada umumnya dan pembangunan kepariwisataan pada khususnya dengan memperhatikan segi agama, budaya, Pendidikan, potensi alam, lingkungan hidup, ketertiban, ketentraman dan kenyamanan, pungkas Karli Hanafi.

Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan akhir bulan Januari 2022 ini, bertindak selaku nara sumber Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, BUdaya dan Pariwisata Kabupaten Barito Kuala, Siti Raudatul Jannah, AMK, yang antara lain membeberkan tentang tujuan desa wisata, seperti menjadi tambahan sumber pendapatan, membuka lapangan kerja, meningkatkan sumber ekonomi, meningkatkan perhatian masyarakat kepada sumber daya alam serta meningkatkan ketrampilan sumber daya manusia warga desa.

Baca Juga :  Pasokan BBM Nasional Aman, Pertamina Patra Niaga Siap Layani Kebutuhan Ramadan–Idulfitri

Sedangkan potensi desa wisata yang bisa dijual, seperti adat istiadat yang meliputi kehidupan sehari-hari, upacara adat, upacara tradisional, budaya dan kesenian asli daerah, peninggalan sejarah dan lain-lain.

Kegiatan sosialisasi saat itu dihadiri para ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta Kepala Desa Antar Raya, Samsuriadi. (lia/K-1)

Iklan
Iklan