Banjarmasin, KP – Ratusan orang menyerbu pasar murah yang diselenggarakan Gabungan Istri Anggota DPR (Gatriwara) Kalsel, di halaman belakang Gedung DPRD Kalsel, Selasa (5/4), di Banjarmasin.
Tujuan masyarakat mendatangi pasar murah tersebut untuk mendapatkan harga sembako murah, seperti minyak goreng, gula pasir, telur ayam, ikan basah, ayam broiler dan lainnya.
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengharapkan agar sembako yang disediakan lebih murah dibandingkan di pasaran, sehingga membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya.
“Kita harapkan pasar murah ini dapat membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau,” kata politisi Partai Golkar, saat membuka Pasar Murah Gatriwara.
Namun, Supian HK mengingatkan agar masyarakat hanya membeli sesuai keperluan dan tidak melakukan penimbunan hanya karena takut tidak kebagian.
“Ini juga agar warga lainnya kebagian sembako dengan harga murah,” tambah Supian HK.
Ketua Gatriwara Kalsel, Faridah Supian HK mengatakan, pasar murah diikuti sekitar 40 kios yang berpartisipasi, mulai dari produk makanan segar, sembako hingga makanan beku dan peralatan makan.
“Termasuk minyak goreng berbagai merek dan gula pasir yang jadi incaran masyarakat,” kata Faridah, didampingi Ketua Pelaksana Pasar Murah Gatriwara, Sanita Syaipuddin.
Menurut Faridah, pasar murah digelar untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran.
“Apalagi di bulan Ramadhan seperti saat ini dengan kebutuhan pokok yang meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Dinas Perdagangan Kalsel, Sukrowardi mengatakan, pasar murah cukup membantu masyarakat, karena harganya lebih murah dibandingkan di pasaran.
“Memang tidak semuanya murah, namun paling tidak sama dengan di pasaran,” jelasnya.
Salah seorang pembeli, Suminah mengatakan, harga minyak goreng yang dijual lebih murah dibandingkan di pasaran, seperti merek Tawon ukuran 900 ml dijual hanya Rp21 ribu, sedangkan di pasaran Rp25 ribu. “Ya lebih murah dari pasaran, jadi beli lima pcs,” katanya.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, stand yang menjual minyak goreng dan gula pasir menjadi sasaran masyarakat Pasar Murah Gatriwara, yang juga diikuti instansi lain, seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perikanan dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, termasuk Bulog Divre Kalsel. (lyn/K-1)















