Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Webinar Kemendagri, Sekda Sampaikan Pengelolaan Sampah

×

Webinar Kemendagri, Sekda Sampaikan Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini
Hal 16 4 KLm Martapura Pengelolaan sampah
PENGELOLAAN SAMPAH - Webinar Kemendagri, Sekda Hilman sampaikan pengelolaan sampah. (KP/Wawan)

Martapura, KP – Sekdakab HM Hilman mengatakan, pengelolaan persampahan di Kabupaten Banjar terbagi dua, yakni kawasan perkotaan di 11 Kecamatan dan kawasan pedesaan di 9 Kecamatan.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan webinar seri 18 dalam rangka mendukung Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Persampahan via zoom meeting, di Command Center Manis, Martapura. Kegiatan ini digelar Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, baru-baru ini.

Kalimantan Post

”Oleh karena itu, kita membentuk BLUD Intan Hijau, bagian dari UPTD untuk pengelolaan sampah dan air limbah di Disperkim LH Banjar,” katanya.

Hilman menjelaskan, pengelolaan sampah kawasan perkotaan diangkut dan dimasukkan di Tempat Pemrosesan Sementara (TPS) atau bank sampah. Untuk Kecamatan yang jauh dari TPA, dimasukkan ke Intermediate Treatment Facility (ITF), sebagai pusat daur ulang dilakukan komposting, pemilahan dan pemrosesan sampah yang dijual kepada BLUD.

”Dari ITF diteruskan ke TPA Cahaya Kencana menggunakan sanitary landfill, komposting dan pembibitan tanaman,” katanya.

Dengan harapan, TPA Cahaya Kencana ini ada incenerator untuk sampah medis di rumah sakit atau puskesmas. Hasil olahannya atau produk dapat bermanfaat untuk sekolah adiwiyata, dinas yang memerlukan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), pertanian dan perkebunan.

”Sedang pengelolaan sampah kawasan perdesaan, secara mandiri dan sosialisasi melalui komposting, bank sampah keliling dan penimbunan mandiri, hasilnya juga disampaikan ke BLUD,” ujarnya.

Hilman menambahkan, BLUD Intan Hijau sendiri mengusung visi menjadi mandiri dengan berwawasan lingkungan, dengan misi meningkatkan SDM, menerapkan pengelolaan sampah 3R ditingkat rumah tangga,TPS 3R dan TPA, meningkatkan kualitas produk.

”Sehingga memiliki daya saing tinggi, meningkatkan cakupan wilayah persampahan dan air limbah serta meningkatkan kesejahteraan karyawan,” pungkasnya. (Wan/K-3)

Baca Juga :  Lantik Pejabat, Bupati Tekankan Adaptasi Cepat-Fokus Program
Iklan
Iklan