Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Bumbu

Dukung Upaya Penanggulangan Stunting
Tanam Perdana Demplot Padi Penangkaran Verietas Inpari IR Nutri Zinc

×

Dukung Upaya Penanggulangan Stunting<br>Tanam Perdana Demplot Padi Penangkaran Verietas Inpari IR Nutri Zinc

Sebarkan artikel ini
hal 12 Tanbu 35 klm
TANAM PERDANA - Demplot Padi Penangkaran Verietas Inpari IR Nutri Zinc. (KP/Ist)

Batulicin, KP – Untuk mendukung upaya penanggulangan masalah Stunting di wilayah Kalimantan Selatan, Balai Kajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalimantan Selatan melalui DKPP Tanah Bumbu, melaksanakan Tanam Perdana Demplot Padi Penangkaran verietas Inpari IR Nutri Zinc Tahun 2022 di Desa Manurung, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis 29/9.2022.

Kepala BPTP Provinsi Kalsel, M Amin menyampaikan, semoga program ini bisa berhasil dan berkembang luas di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kalimantan Post

“Varietas ini merupakan salah satu varietas yang mampu menanggulangi masalah Stunting,” ujar M Amin.

Dia menambahkan, Pihaknya turut mendukung program Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian.

“Wilayah Tanah Bumbu memiliki potensi pertanian cukup luas, sehingga memungkinkan varietas unggul bisa ditanam 2 sampai 3 kali,” urainya. Kepala Dinas DKPP Tanah Bumbu H Hairuddin melaui Skretaris Dinas DKPP Tanbu Lamijan, mengatakan, Pemkab Tanbu kini tengah gencar menyikapi masalah Stunting, untuk meyiapkan generasi unggul SDM yang lebih baik, karena nya DKPP Tanbu berkontribusi untuk penyediaan padi dengan varietas yang punya nilai Nutri Zinc tinggi.

“penangkaran ini seluas 10 Hektar yang dilakukan oleh petani. Teknologi BPTP seluas 6 Hektar, dan murni teknologi petani ada 4 Hektar. Yang 4 hektar ini dimaksudkan sebagai pembanding,” kata Lamijan.

Dia juga menjelaskan padi varietas Inpari IR Nutri Zinc ini memiliki deskripsi umur kurang lebih 115 hari setelah semai.

Tinggi sekitar 95 cm, berdaun jenis bendera tegak, dengan jumlah gabah/malai sekitar 96 butir. Sedang kan warna gabah kuning jerami, tekstur nasi pulen, dengan kadar amilosa sekitar 16.60 persen, berat 1.000 butir sekitar 24.60 gram, rata-rata hasil 6.21 T/Ha GKG, potensi hasil yaitu 9.98 T/Ha GKG.

Baca Juga :  BUMDesa Meranti Jaya Raih Penghargaan Terbaik Satu Se Kalsel

Ketahanan terhadap hama yaitu AT WBC buitipe 1,2, AR WBC 3. Anjuran tanam dianggap baik ditanam di lahan sawah irigasi, pada ketinggian 0-600 mdpl, memiliki Potensi Kandungan Zn 34.51 ppm dan rata-rata Kandungan Zn 29.54 ppm. Terobosan dalam peningkatan produktivitas padi adalah sistem tanam dengan jajar legowo, bagi petani lebih dianjurkan.

Hal sama disampaikan Robby Candra Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Tanbu, dia menambahkan, varietas Inpari IR Nutri Zinc menurut penilaian akurat memiliki gizi yang tinggi dari pada varietas padi lainnya, karena cocok untuk kebutuhan Stunting dan masa pertumbuhan anak.

“Harapan kita minimal dari penangkaran ini ada sekitar 3 Ton per-hektar produksinya sehingga benih bisa dikembangkan ditempat yang lainnya oleh semua kelompok tani”, tandasnya.

Adapun untuk tanam perdana demplot verietas Inpari IR Nutri Zinc petani mendapatkan bantuan lengkap benih, sarana produksi, olah tanah dan menyusul bantuan sertifikasi label benih.

“Petani agar terus bersemangat untuk memproduksi tanaman pangan, khususnya padi di Kabupaten Tanah Bumbu, karena sangat kita perlukan menjaga stabilitas pangan kita,” pungkas Robby.

Hadir di kegitan ini, Kepala BPTP Provinsi Kalsel, Perwakilan BPSBTPH Prov Kalsel, Sekretaris DKPP Tanah Bumbu bersama tim, Kepala BPP wilayah Kusan Hilir dan Kusan Tengah, serta Petugas Penyuluh Lapangan se-Kecamatan Kusan Hilir dan Kusan Tengah, POPT dan Mantri Tani. (han)

Iklan
Iklan