Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pejabat Pemko Ramai-ramai Pergi ‘Tugas Luar’

×

Pejabat Pemko Ramai-ramai Pergi ‘Tugas Luar’

Sebarkan artikel ini

Benar saja, dari unggahan cerita di akun Instagram resmi milik BKD Diklat Kota Banjarmasin, sejumlah pejabat yang masuk dalam video story terlihat bersuka ria mengikuti kegiatan

BANJARMASIN, KP – Belakangan ini Beberapa hari terakhir gedung Balai Kota Banjarmasin yang notabenenya merupakan kantor pusat jalannya pemerintahan tampak lengang tak seperti biasanya.

Kalimantan Post

Kegiatan pemerintahan yang biasanya dilakukan para Kepala Dinas dan pejabat eselon II lainnya di Balai Kota tak nampak terlihat.

Rupanya, para kepala dinas alias kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pejabat eselon II tersebut tengah beramai-ramai menjalani ‘tugas luar’ di Bandung, Jawa Barat, bersama pejabat lainnya.

Yang menyita perhatian adalah kegiatan yang dilaksanakan di Bandung. Pasalnya para pejabat dan juga Kepala SKPD Pemko Banjarmasin yang bertolak ke Bandung tersebut, dikabarkan melakukan kegiatan outbound yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pendidikan Latihan (Diklat) Banjarmasin.

Benar saja, dari unggahan cerita di akun Instagram resmi milik BKD Diklat Kota Banjarmasin, sejumlah pejabat yang masuk dalam video story terlihat bersuka ria mengikuti kegiatan.

Dengan memakai seragam kaos lengan panjang berwarna biru, mereka terlihat asyik menikmati acara.

Di dalam unggahan itu pula tertulis caption “Capacity Building Training Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator Lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2022 yang dilaksanakan di Cikole Jayagiri Resort Lembang Tanggal 18-21 Oktober”.

Saat dikonfirmasi Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD-Diklat) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, ‘tugas luar kota’ yang dilakoni para pejabat Pemko tersebut tidak hanya ke daerah Jawa Barat saja. namun ada juga yang ke Palangkaraya Raya.

“Ada dua kegiatan, pertama Apeksi di Palangka Raya dan kegiatan kedua adalah Capacity Building di Bandung yang waktunya bersamaan,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon,

Baca Juga :  Bersama Wali Kota, Bagian Umum Setdakot Banjarmasin Bagikan Bendera Merah Putih

Ia menerangkan bahwa memang pihaknya melaksanakan kegiatan ESQ Capacity Building yang sudah menjadi program dari SKPD yang saat ini dipimpinnya.”Itu adalah program dari BKD Diklat tentang pengembangan kapasitas SDM,” ucap Totok.

Menurutnya kegiatan tersebut sejatinya adalah kegiatan rutin yang biasa dijalani ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, hanya saja beberapa tahun terakhir tidak dilaksanakan. Terlebih adanya pandemi Covid-19.

“Sebenarnya setiap tahun dianggarkan di BKD, tapi dua tahun terakhir ada Covid-19 lalu tidak kita laksanakan,” katanya.

Terkait dengan urgensi pelaksanaan kegiatan yang informasinya juga akan diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) hingga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin ini, Totok menerangkan memang cukup penting.

Pasalnya ia menilai melalui kegiatan itu, pihaknya bisa lebih meningkatkan kualitas SDM yang ada di lingkup Pemko Banjarmasin.

“SDM kota perlu dikatrol, terutama indeks profesionalitas yang juga menjadi PR besar, berinovasi dan sebagainya,” jelasnya.

Totok pun membenarkan bahwa mereka yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut, di antaranya adalah para Kepala SKPD di lingkup Pemko Banjarmasin.

“Memang top leader dari SKPD yang disarankan untuk ikut, apalagi kepala SKPD kan banyak yang baru juga. Kemudian juga ada dari Kabag untuk ikut melengkapi,” pungkasnya.

Lantas, apakah kegiatan yang ramai-ramai memboyong kepala SKPD dan pejabat eselon II lainnya ini akan berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat?

Menanggapi hal itu, totok pun langsung menepisnya.

“Nah ini cara pandangnya yang salah. Memangnya ada layanan yang tidak bisa berjalan (selama kegiatan ESQ Capacity Building berlangsung)?,” tandasnya. (NU/KP0-1)

Iklan
Iklan