Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Tindak Pidana di Kabupaten Tapin Meningkat

×

Tindak Pidana di Kabupaten Tapin Meningkat

Sebarkan artikel ini
6 press rilis kapolres tapin 4klm
PRESS RELEASE - Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser menyampaikan hasil penegakan hukum di wilayah Kab Tapin selama tahun 2022. (KP/Ist)

Rantau, KP – Menjelang tutup tahun 2022, Kepolisian Resort Tapin menggelar konferensi pers di Loby Mapolres Tapin, Jumat (30/12).

Tapin AKBP Ernesto Saiser didampingi Kabag Ops Polres Tapin AKP Faisal Amri Nasution dan Kasat Reskim AKP Haris Wicaksono memaparkan kasus baik itu berkaitan Tindak Pidana Kejahatan, Narkoba dan Satuan Lalu Lintas di Polres Tapin selama kurun waktu tahun 2022.

Kalimantan Post

“Jumlah kasus atau tindak pidana secara umum terjadi peningkatan namun penyelesaiannya tinggi, untuk tahun 2022 per 29 Desember untuk tindak pidana sebanyak 256 kasus dapat diselesaikan sebnayak 248 kasus atau presentasi 96,48 persen,” kata Kapolres Tapin AKPB Ernesto Saiser.

Kemudian, lanjut dia, jika dilihat dari jenis kejahatan dilakukan untuk jenis konvensional sebanyak 159 kasus di antaranya kasus pembunuhan, pencurian dnegan pemberatan, senjata tajam dan undang-undnag perlindungan anak.

“Untuk kejahatan konvensional masih tertingi untuk tahun 2022, yaitu untuk senjata tajam 30 kasus, curat 21 kasus, undang-undang perlindungan anak 13 kasus dan pembunuhan 7 kasus,” jelasnya.

Selanjutnya, kejahatan transnasional tahun 2022 untuk kasus Narkotika sebanyak 95 kasus dengan 116 tersangka. Kejahatan terhadap kekayaan negara 2 kasus yaitu korupsi dana desa 1 kasus dan illegal mining 1 kasus.

Sementara, untuk laka lantas sebanyak 43 terjadi kecelakaan berlalu lintas di Tapin dapat diselesaikan 39 kasus atau prosentasi 81 persen dengan korban meninggal dunia sebanyak 22 orang.

“Jumlah meninggal dunia akibat dari kecelakaan lalu lintas ini mengalami peningkatan dimana pada tahun 2021 sebayak 15 orang tahun 2022 ini 22 orang,” ungkapnya.

Namun pihak kepolisan telah melakukan upaya mengurangi laka lantas dengan pemasangan sepanduk imbauan, penambahan pemasangan rambu-rambu dan marka jalan perbaikan jalan berlobang dan pemasangan CCTV di jalan raya.

Baca Juga :  Dirjen Kemenhub Risal Wasal Diperiksa KPK Terkait Kasus Sudewo

“Dengan upaya itu mudahan tahun 2023 mendatang untuk kecelakaan lalu lintas dapat berkurang atau turun, “tuturnya. (abd/k-4)

Iklan
Iklan