Pelaku menganggap korban menjadi penyebab anaknya meninggal dunia karena waktu itu korban Nasyida memberikan obat penenang kepada pelaku
Banjarmasin, KP – Dendam, itulah motif yang melatarbelakangi aksi nekat Untung membakar pacarnya Nasyida.
Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian saat dikonfirmasi, Jumat (10/2).
“Pelaku menganggap korban menjadi penyebab anaknya meninggal dunia karena waktu itu korban Nasyida memberikan obat penenang kepada pelaku, dimana dalam kondisi pengaruh obat penenang tersebut pelaku Untung yang sedang mengendarai sepeda motor dengan anaknya kemudian terjatuh, sehingga mengakibatkan anak pelaku meninggal,” katanya.
Kompol Thomas mengatakan, pelaku Untung sangat dendam dengan peristiwa tersebut sehingga akhirnya nekat membakar pacarnya Nasyida.
Thomas menambahkan, usai membakar korban, Untung langsung kabur dengan cara berpindah-pindah tempat persembunyian di seputaran Kota Banjarmasin, wilayah Pelaihari dan wilayah Kabupaten Batola.
“Keduanya memang berpacaran dan tiga hari sebelum kejadian, pelaku dan korban masih ada berkomunikasi,” jelasnya.
Terkait kronologis penangkapan, Kasat Reskrim mengatakan, Untung berhasil diringkus di Jalan Gubernur Soerbarjo, Kecamatan Banjarmasin Selatan, tepatnya di warung kopi pinggir jalan tersebut.
Namun, saat akan diringkus tersangka melakukan perlawanan dengan cara kabur saat dikepung petugas.
Oleh sebab itu, petugas dari tim gabungan memilih untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka.
“Sehingga tersangka tidak dapat lagi melakukan perlawanan dan mencoba kabur,” katanya.
Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. (yul/K-4)















