Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Kunci Rezeki Berkah Dalam Islam

×

Kunci Rezeki Berkah Dalam Islam

Sebarkan artikel ini
ust Dr Syafiq Riza Basalamah LC MA

oleh: Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah LC MA

ISLAM memberikan banyak jalan kepada ummatnya untuk mendapatkan rezeki. Tidak hanya soal uang, tapi juga limpahan berkah yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala setidaknya terdapat beberapa kunci rezeki yang bisa didapatkan oleh ummat. Di antaranya:

Kalimantan Post
  1. Istighfar dan taubat

Berbicara istighfar dan bertaubat, artinya memohon ampunan kepada Allah. Hal itu perlu dilakukan dengan bersungguh-sungguh dan tidak hanya melalui ucapan. “Bertaubat itu ada syaratnya, jadi bukan sekadar ucapan, melainkan harus ada penyesalan di atas dosa yang dilakukan.

  1. Ialah menyesali perbuatan dosa itu sendiri dan meninggalkannya.
  2. Dalam taubat yakni bertekad untuk tidak mengulanginya kembali.

“Allah yang mengatur rezeki itu akan mengirimkan air hujan dengan istighfar, akan melimpahkan kepada kalian harta dengan istighfar, Allah akan tambahkan harta kalian dan anak-anak kalian.

Bertakwa kepada Allah

Taqwa dalam definisi paling ialah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Namun, hal itu hanya bisa dilakukan melalui proses pembelajaran.

Kebanyakan ummat memeluk Islam karena keturunan. Sehingga perlu pendalaman dan pemahaman ilmu terkait perintah dan larangan Allah.

“Ada banyak perintah Allah yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Salah satunya menjadi pengusaha tanpa terjerumus dalam riba.

Jual-beli dalam Islam, jelas mengharamkan riba. Sebab, asas jual-beli mencari keuntungan yang aksesnya didapatkan dari pinjam-meminjam.

Dari situ akan muncul tujuan untuk membantu dan menolong orang lain. Untuk itu, perlu memahami terkait muamalah dalam Islam agar terhindar dari hal yang dilarang agama dengan pengharapan mencari berkahNya.

Tawakal

Bertawakal memiliki makna bergantungnya hati kepada Allah. Menurutnya, tawakal merupakan amalan hati yang perlu didukung dengan berusaha melaksanakan pekerjaan semaksimal mungkin.

Baca Juga :  BERIMAN

“Kalau bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, pasti Allah akan ridha memberikan rezekinya kepada ummat manusia, seperti Allah memberikan rezeki kepada burung.

Konsentrasi dan fokus ibadah

Memfokuskan diri untuk beribadah kepada Allah, dijanjikan akan dipenuhi dadanya dengan kekayaan. Selanjutnya, akan ditutupi pula seseorang dari kefakiran.

“Tapi kalau manusia tidak fokus konsentrasi ibadah, mama dia akan diberikan kesibukan kerja di dunia. Silakan saja bekerja semaksimal mungkin, tapi ingat fokus ibadah.

Artinya dimanapun seseorang pergi, maka hati tetap bergantung di masjid.

“Jadi, seharusnya ketika di pasar memikirkan ibadah, jangan saat ibadah malah memikirkan pasar. Waktunya salat itu khusyuk, ketika kita beribadah kepada Allah dengan cara seperti ini, maka Allah akan berikan karunia-Nya,”

rezeki merupakan sebuah ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah kepada manusia. Sebab, penghalang atau terhambatnya rezeki disebabkan oleh perbuatan dosa yang mengganjal.

“Jangan sampai lambat dan tertahannya rezeki membuat kita akhirnya menempuh cara yang haram. Sebab, rezeki tidak dapat diraih kecuali dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Wallahu a’lam bishawab. Barakallah Fiikum.

Iklan
Iklan