Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Urang Banjar di Perantauan, Ingin Diakui Sampai ke Liang Lahat

×

Urang Banjar di Perantauan, Ingin Diakui Sampai ke Liang Lahat

Sebarkan artikel ini
1 1 klm urang banjar
AM Fachir

SETELAH vakum kegiatan selama masa pandemi Covid-19, perkumpulan warga Banjar di perantauan kini terlihat semakin eksis perannya untuk merekatkan tali silaturahim antara warga banua salah satunya di Jabodetabek.

Sepanjang tahun 2023, terdapat beberapa kegiatan yang melibatkan kehadiran warga Banjar yang berdomisili di Jabodetabek. Pertama, saat pemutaran film biografi Syekh Arsyad Al Banjari oleh Gubernur Kalsel di Gedung Film Usmar Ismail, kemudian kegiatan Halal Bil Halal Idul Fitri 1444 Hijriah di Gedung Serba Guna Senayan dan Senin, 17 Juli, warga perantauan Banjar kembali terlihat antusias menghadiri undangan Gala Premier film Jendela Seribu Sungai (JSS) yang diputar serentak di tiga studio XXI Plaza Senayan.

Kalimantan Post

Ketua KBB Jabodetabek AM Fachri menjelaskan bahwa Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jabodetabek telah aktif mempromosikan potensi banua sejak tahun 2018. Salah satu yang terbesar adalah Parade Festival Banjar 2019 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) dari Museum Nasional.

Hingga Bundaran HI, Jalan Thamrin. Menurutnya daya tarik Kalsel terletak pada dua hal.

Pertama, orangnya yang religius, mudah beradaptasi serta setia kawan dan kedua, pada ragam macam kulinernya.

“Potensi banua memang besar, namun selama ini masih kurang publikasi, sehingga fungsi KBB sebagai sentra informasi dan data seputar kapasitas dan kapabilitas bubuhan Banjar menjadi sangat penting sekaligus menuntut pembenahan organisasi secara professional” tambah pria yang pernah menjabat menjadi Wakil Menteri Luar Negeri RI Kabinet Indonesia Bersatu.

Salah satu upaya yang akan dilakukan KBB dalam waktu dekat adalah menggelar Festival kuliner yang akan melibatkan penggiat usaha kuliner Banjar dengan konsep dan kemasan menarik sekaligus berupaya mempertemukan mereka dengan penyedia permodalan dan manajemen usaha agar pengusaha kuliner yang merantau di ibukota dapat bersaing serta diminati masyarakat luas bukan hanya sesama orang Banjar.

Baca Juga :  Tim Gemologi Teliti Berlian dan Warisan Geologi Meratus

Lebih lanjut Fachir menjelaskan pihaknya pun saat ini berupaya menyiapkan pendirian alkah urang Banjar di kawasan Sentul Bogor.

“Rasa cinta warga banua terhadap kampung halaman tak lekang zaman, kami bahkan ingin tetap diakui sebagai warga Banjar hingga ke liang lahat” jelasnya tentang urgensi rencana pendirian alkah pemakaman warga Banjar di Jabodetabek. (rfz/K-2)

Iklan
Iklan