Rantau, KP – Koramil 04 Tapin Selatan, Kodim Kodim 1010 Tapin aktif memantau dan mencek titik panas atau hotspot di kawasan yang rawan
terbakar wilayah Kecamatan Tapin Selatan dan sekitarnya Jumat, (28/07).
Pemantauan dilakukan oleh Babinsa Koramil 03 Tapin selatan Kodim 1010 Tapin Serda Dahfiansyah bersama pihak Kepolisian setem dan instansi
terkait dalam rangka pencegahan kebakaran lahan dan hutan.
“Kami bersama rekan kerja melaksanakan patroli rutin, ada hal hal mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan dan hot spot,” ujar Dahfiansyah.
Dalam kegiatan ini juga kita memberikan himbauan kepada warga masyarakat sekitar untuk selalu waspada akan terjadinya kebakaran hutan dan
lahan di sekitar wilayah serta tidak memuka lahan dengan cara membakar.
Jangan sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar, tentunya akan berhadapan dengan aturan berlaku,” tegasnya.
Sementara Danramil 03 Tapin Selatan, Kapten Inf Asep mengungkapkan, bahwa pengecekan di lokasi dilakukan dengan dasar munculnya hotspot
dari aplikasi SiPongi.
“SiPongi merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim, yang menjadi rujukan utama Karhutla di Indonesia,”
terang Kapten Asep.
Untuk yang dicek tadi masuk dikoordinat 3.0361S115.1644E tepatnya di Kelurahan Tambarangan Kecamatan Tapin Selatan, dan itu lokasinya di
Perusahaan Batu Bara setempat.
“Hotspot kedua berada dikoorinat 3.0690S115,136E lokasi masih sama di area Perusahaan Batu Bara, di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin
Selatan,” katanya.
Berharap, salah satu upaya dalam mencegah karhutla setidaknya perlu didukung semua elemen, sehingga masyarakat pun turut andil dalam
penanganan karhutla, karena tujuannya untuk kebersamaan dalam menjaga lingkungan tetap hijau dan lestari.(abd/K-6)















