Banjarmasin,KP – Alhamdulillah setelah beberapa dilanda musim kemarau disusul diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kota Banjarmasin akhirnya diguyur hujan cukup deras, Minggu sore (8/10/2023).
Sebelum hujan ditandai dengan cuaca mendung, namun tidak disertai angin kencang. Curah hujan berlangsung hampir satu setengah jam dimulai sekitar pukul 16.30 wita dan baru berhenti pukul 18.00 wita.
Turunnya hujan cukup lebat ini membuat tanah yang semula kering dan ruas jalan menjadi basah.Seperti ruas jalan di kawasan Jalan Sultan Adam. Sejumlah sejumlah pengendara yang tidak membawa
baju pelindung hujan terpaksa harus berteduh agar tidak basah kuyup.
Derasnya hujan disambut suka cita dan ucapan syukur warga. ” Syukur Alhamdulillah hujan akhirnya turun juga setelah beberapa bulan cuaca panas dan menghirup asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” ucap Sukri Pahmi warga Jalan Sultan Adam Komplek Mahligai.
Sejumlah warga lainnya berdoa hujan akan kembali mengguyur kota ini dan sejumlah daerah lainnya di Kalsel agar musim kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan segera berakhir.
Masalahnya tingkat pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan di daerah ini dikategorikan sudah cukup membayarkan bagi kesehatan..
” Semoga hujan deras yang turun ini membawa berkah,” kata Jumali (57) warga Komplek Pandan Arum Perdana Jalan Sultan Adam.
Sebelumnya Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino dan Indian
Ocean Dipole (IOD) positif yang menyebabkan kemarau di Kalsel akan berlangsung hingga akhir Oktober 2023.
Menurut BMKG hujan baru turun di sejumlah daerah di Kalsel diperkirakan secara tidak merata November bulan depan. (nid/K-3)















