Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Jaga Rupiah Agar Tak Lusuh

×

Jaga Rupiah Agar Tak Lusuh

Sebarkan artikel ini
15 HL Rupiah
SERAHKAN CSR - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng, Taufik Saleh menyerahkan bantuan CSR. (KP/Dariti)

Para guru bisa menyelipkan pelajaran pentingnya menjaga uang rupiah agar tidak lusuh, tetapi terus rapi dan bugar.

Palangka Raya Kalimantanpost.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng, Taufik Saleh meminta para guru di Kota Palangka Raya untuk bisa menjadi agen perubahan bagi murid-muridnya untuk menjaga uang rupiah agar tidak lusuh.

Kalimantan Post

Hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) kepada 240 peserta pelatihan pelatih untuk guru bagaimana mendidik dan melatih muridnya cinta dan paham uang rupiah, di Kantor BI, Kamis (19/10).

Kegiatan ToT berlangsung sehari dengan pemateri dari BI sendiri.

Pada kegiatan yang mengusung tema “Training of Trainer Cinta dan Bangga Paham Rupiah” bagi guru se-Kota Palangka Raya itu, Taufik Saleh berharap setelah kegiatan ini para guru bisa menyelipkan pelajaran pentingnya menjaga uang rupiah agar tidak lusuh, tetapi terus rapi dan bugar.

Untuk menjaga rupiah tetap utuh, dengan cara tidak dicoret-coret, tidak diremas-remas, terhindar dari air, tidak dilipat-lupat. Semua pasti ingin uangnya “fresh” ujarnya.

Diakuinya uang rupiah terakhir desainnya mendapat apresiasi terbaik di dunia.

Masih menurut Kepala Perwakilan BI Kalteng Taufik Saleh, kegiatan ToT untuk pengajar se-Kota Palangka Raya dimaksudkan untuk memperluas orang-orang yang mampu menjelaskan mengenai Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.

“Termasuk transaksi digital dari QRIS, jadi kita didik langsung para guru SD, SMP dan SMA. Setelah mereka paham dan dapat ilmunya, mereka mengajarkan pada peserta didik semuanya sehingga anak-anak usia dini, menengah, dan milenial bisa sama sama memahami apa itu cinta, bangga dan paham rupiah,” ujarnya kepada awak media.

Dia mengharapkan cinta, bangga, dan paham rupiah bisa menjadi bagian pengawasan ilmu ekonomi sebagai bahan ajar kepada para guru untuk mengajarkan ke semua siswa.

Baca Juga :  Pemerintah Kalteng Terima Tim Panja RUU Kabupaten dan Kota Komisi II DPR RI

“Uang rupiah perlu dijaga, kita harus mencintai dan bangga serta paham rupiah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palangka Raya, Jayani mengapresiasi kegiatan tersebut karena merupakan kegiatan yang luar biasa, yang bertujuan agar peserta menjadi penyambung suara bagi siswa agar bangga uang Indonesia, bangga hasil produk Indonesia agar uang Indonesia kuat.

Disebutkan, bangga produk-produk UMKM ini perlu disampaikan ke siswa, agar bangsa ini membeli buatan sendiri dan ikuti dengan baik kegiatan ini sampai tuntas, guru bisa jadi teladan untuk bangga dengan uang rupiah dan produk lokal.

Juga bangga dengan lingkungan, bangga wisatanya lokal yang luar biasa, sisipkan dalam proses belajar -mengjar di dalam kelas.

Acara diisi dengan penyerahan bantuan CSR dan bantuan alat sekolah untuk siswa SDN di beberapa Kelurahan di Kota Palangka Raya. (drt/K-10)

Iklan
Iklan