BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sejak Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 dibuka, pendaftar di SDN Gadang 2 Banjarmasin sudah cukup banyak.
Jalur afirmasi saja sudah terpenuhi kouta 20 persen. Sedangkan jalur zonasi yang baru dibuka Kamis (25/6/2026) kemarin sudah terdata ada sekitar 39 orang.
“Biasanya kalau disini pasti berlebih yang mendaftar. Bahkan di hari pertama zonasi itu sudah separo lebih kouta rombel yang kita terima,” ungkap Kepala SDN Gadang 2 Banjarmasin, Masniah Ani, Jumat (26/6/2026).
Rombongan Belajar (Rombel) yang mereka sediakan terbagi dua dengan total keseluruhan kouta 56 siswa.
Dari tahun ke tahun lanjut Masniah, pendaftar siswa baru selalu berlebih dari jumlah kouta yang tersedia dan tak jarang orang tua bersedia menunggu.
“Ada yang usianya belum masuk usia sekolah dasar. Jadi orang tuanya mau nunggu di tahun depan mendaftar dan memang anak berkebutuhan khusus,” kata Masniah.
Mengingat SDN Gadang 2 merupakan salah satu sekolah inklusi di Kota Banjarmasin. Maka pendaftar calon siswa baru hampir seperempatnya adalah Anak Berkebutuhan Khusus (AKB).
Dalam prosedur pendaftaran anak berkebutuhan khusus ini, pihak sekolah meminta Surat Keterangan psikolog untuk AKB.
“Supaya kami tahu anak itu hambatannya dimana dan kita bisa buat program khusus untuk ABK yang bersekolah disini,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jumlah keseluruhan siswa anak berkebutuhan sendiri di SDN Gadang 2 Banjarmasin ada sebanyak 60 anak.
“Itu dari kelas 1 sampai 6. Alhamdulillah kebanyakan mendaftar kesini,” pungkasnya. (ham/KPO3).















