Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Dinas P3APPKB Gelar Sosialisasi Kewirausahaan Perempuan dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting

×

Dinas P3APPKB Gelar Sosialisasi Kewirausahaan Perempuan dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
15 kalteng2 5
Sosialisasi Kewirausahaan Perempuan dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting. (kp/ist).

Palangka Raya, KP – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalteng menggelar kegiatan Sosialisasi Kewirausahaan Perempuan dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palangka Raya, Senin (23/10).

Kepala Dinas P3APPKB Linae Victoria Aden mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik dan mengapresiasi partisipasi dan perhatian warga masyarakat pada kegiatan tersebut.

Kalimantan Post

Ia menyebut bahwa saat ini masalah gizi di Indonesia, khususnya masalah Stunting masih cukup tinggi dan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, menargetkan penurunan prevalensi Stunting pada anak di bawah usia dua tahun menjadi 14% tahun 2024, sedangkan target Prevalensi Stunting di Kalimantan Tengah 15,38 % di Tahun 2024.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman kita bersama tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam upaya pencegahan stunting di Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Dalam paparannya, ia menjelaskan stunting dan perkawinan usia anak merupakan dua masalah serius yang masih menjadi perhatian di Indonesia.

Stunting terjadi ketika anak mengalami kekurangan gizi kronis yang menyebabkan pertumbuhan tubuh terhambat. Sementara itu, perkawinan usia anak terjadi ketika anak di bawah umur menikah, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan pendidikan mereka.

Masalah stunting dan perkawinan usia anak (PUA) memiliki dampak yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah dan berbagai sektor perlu bekerja sama untuk mengatasi masalah ini, imbuhnya.

Dijelaskannya, upaya percepatan penurunan Stunting dan PUA, dan kewirausahaan perempuan memainkan peran yang penting. Dalam membangun kewirausahaan perempuan, kita dapat memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Moment HPN, Rangga Lesmana Ajak Pers Kalteng Jaga Integritas

Dengan memberikan akses yang lebih luas kepada perempuan untuk membangun dan mengembangkan bisnis industri rumahan, kita dapat menciptakan peluang baru dan memperkuat ketahanan ekonomi.

Saya berharap kepada segenap masyarakat dapat berpartisipasi dan berperan aktif khususnya peran perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga sangat penting dalam upaya percepatan penurunan stunting dan perkawinan usia anak, pungkasnya.

Hadir pada kegiatan ini yakni Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKB3APM) Kota Palangka Raya, Camat Sebangau, sejumlah Lurah di Kecamatan Sebangau, tokoh masyarakat, serta kelompok usaha perempuan dan masyarakat Kecamatan Sebangau.(drt/k-10)

Iklan
Iklan