Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Harga Beras Fluktuatif di Banjarmasin

×

Harga Beras Fluktuatif di Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
8 3klm harga
FLUKTUASI - Harga beras masih berfluktuasi di Banjarmasin, jika naik atau turun berkisar antara Rp500 hingga Rp1.000 per liter.(KP/Opiq)

Banjarmasin, KP – Harga beras terpantau masih cukup stabil di Kota Banjarmasin. Kalaupun ada kenaikan atau turun harga, hanya berkisar Rp500 – 1.000/liter. Fluktuatif harga ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan yang ada di pasaran.

Sampai saat ini, beras jenis Pamanukan dan Thailand masih menjadi pilihan warga Banjarmasin. Harga yang cukup terjangkau dengan tekstur pera atau karau (dalam bahasa Banjar) jadi alasan warga memilih beras ini. Apalagi, lidah orang Banjar memang menyukai beras yang pera.

Kalimantan Post

“Memang beras Pamanukan dan Thailand paling banyak dibeli warga saat ini,” tutur Indra, pemilik Toko Beras R2, di kawasan Jalan Sultan Adam Banjarmasin, Selasa (31/10/2023).

Diketahui, varietas beras Pamanukan didatangkan dari Kabupaten Subang, dan mulai memasuki pasar beras di Banjarmasin dan sekitarnya sejak beberapa bulan lalu.

Beras ini mulai bersaing dengan beras lokal seperti siam, karang dukuh dan lainnya yang diproduksi dari daerah penghasil seperti Gambut Kabupaten Banjar dan Anjir Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

“Hari ini beras Pamanukan dijual Rp13.500/liter, masih sama harganya bulan lalu. Beras Thailand sekarang Rp12.000/liter, sebelumnya sempat di harga Rp11.000/liter,” ujarnya.

Di tokonya, Indra juga menyediakan beberapa jenis beras lokal, seperti Unus Rp16.000/liter, Mutiara Rp17.000, Siam Rp15.000/liter, Mayang Hanyar Rp19.000/liter, Karang Dukuh Anjir Rp18.000/liter, Unus Madu Rp17.500/liter dan beras Kupang Rp15.500/liter.

Selain itu, ada juga jenis beras Jawa yang dijual Rp11.500/liter, Vietnam Rp11.000/liter, Rukut Rp12.500/liter, Sul-Sel Rp11.000/liter, Pandak Rp13.000/liter dan beras Arjuna Rp15.000/liter.

Sementara, lanjut Indra, untuk komoditas lain seperti telur ayam ras yang juga dijual di tokonya, harganya berangsur-angsur mulai turun dalam beberapa pekan terakhir.

“Sebelumnya cukup lama bertahan di harga Rp30.000/kilogram. Saat ini harganya antara Rp27.000 – Rp28.000/kilogram, bahkan sempat Rp26.000/kilogram,” imbuh Indra.
(Opq/K-1)

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
Iklan
Iklan