BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Menghadapi arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Banjarmasin menyiapkan sejumlah armada untuk melayani masyarakat yang akan pulang kampung atau mudik melalui jalur laut.
Manajer Cabang PT DLU Banjarmasin, Anton Wahyudi, mengatakan pihaknya telah mengatur jadwal operasional kapal reguler maupun tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di Kalimantan Selatan dan sekitarnya yang ingin mudik ke Pulau Jawa menjelang hari raya.
“Untuk kapal yang melayani secara reguler ada KM Dharma Kartika II dan KM Dharma Rucitra I,” ujarnya, kemarin.
Selain layanan reguler, DLU juga menyiapkan tambahan armada pada tanggal 9 dan 16 Maret 2024 dengan mengoperasikan KM Dharma Kartika II guna memperkuat kapasitas angkut pada periode padat penumpang.
Anton menjelaskan, sistem penjualan tiket telah dibuka secara bertahap guna menghindari penumpukan pembelian dalam satu waktu.
“Penjualan tiket sudah kami buka sejak H-30 keberangkatan sebanyak 50 persen dari kapasitas kapal. Kemudian pada H-10 keberangkatan, sisa 50 persennya kembali kami buka,” jelasnya.
Ia menambahkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 19 Maret 2024. Adapun jadwal pelayaran terakhir untuk periode mudik Lebaran tahun ini dijadwalkan pada 19 Maret 2024.
Lebih lanjut, Anton mengungkapkan bahwa jika dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang pada awal Ramadan tahun ini mengalami penurunan.
“Dibandingkan tahun lalu, dari awal puasa memang ada penurunan. Karena tahun lalu libur panjangnya berada di luar bulan puasa. Sedangkan tahun ini, libur panjang berlangsung saat bulan Ramadan,” katanya.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis jumlah penumpang akan meningkat mendekati puncak arus mudik, seiring semakin dekatnya perayaan Idulfitri.
Ia mengimbau kepada calon penumpang yang ingin melakukan mudik, agar sebaiknya mengambil waktu yang tepat dan tidak terlalu mepet dengan lebaran.
“Sehingga kita lebih nyaman dalam perjalanan dan tidak tergesa-gesa,” imbuh Anton.
Anton juga meminta calon penumpang bisa melakukan pemesanan tiket secara daring melalui akses pembelian tiket yang disediakan. Hal itu untuk menghindari pembelian tiket secara ilegal dengan harga jauh lebih mahal, yang biasanya rawan permainan calo pada momen mudik seperti sekarang.
Sebagai informasi, untuk mendapatkan tiket kapal lebih mudah dan tanpa antri bisa dilakukan dengan cara membeli tiket melalui online, dengan cara download aplikasi DLU Ferry. (Opq/KPO-1)















