BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin mulai mematangkan strategi politik dengan menitikberatkan pada regenerasi kader, khususnya dari kalangan generasi muda.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, H. Yuni Abdi Nur Sulaiman melalui Sekretaris Syarifuddin Ardasa menegaskan, langkah ini menjadi bagian penting untuk menjaga eksistensi Golkar sebagai partai pemenang sekaligus menjawab perubahan komposisi pemilih yang kini didominasi generasi muda.
Menurut Syarifuddin, saat ini Golkar tengah berada dalam fase transisi antara kader senior dan generasi baru, seperti Gen Z dan milenial, yang jumlahnya terus meningkat dalam daftar pemilih.
“Kami ingin tetap mempertahankan posisi sebagai partai pemenang. Karena itu, persiapan harus dilakukan sejak sekarang, mengingat Golkar sedang berada dalam masa transisi menuju dominasi pemilih dari Gen Z dan milenial,” ungkapnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, komposisi kepengurusan saat ini telah disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Sekitar 70 persen diisi oleh kalangan milenial, sementara 30 persen masih berasal dari kader senior, sebagai bentuk perpaduan pengalaman dan semangat baru.
“Komposisi ini kami rancang untuk menjawab tantangan ke depan, di mana mayoritas pemilih berasal dari generasi muda,” jelasnya.
Selain memperkuat struktur internal, Golkar Banjarmasin juga mulai menyiapkan kader-kader potensial yang akan diterjunkan langsung ke masyarakat. Dari total 45 orang yang dipersiapkan, sebanyak 17 orang dinilai memiliki kapasitas menjadi ujung tombak dalam memperluas basis dukungan partai.
“Mereka inilah yang nantinya akan aktif turun ke lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus memperkuat jaringan dan basis massa Golkar ke depan,” tandasnya. (KPO-1)















