Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Canangkan Emas PON XXII 2028, IPSI Kalsel akan Datangkan Pelatih Silat Internasional

×

Canangkan Emas PON XXII 2028, IPSI Kalsel akan Datangkan Pelatih Silat Internasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260407 092147
Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Selatan H Supri Moyono. (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com –
Mencanangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Pengprov Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mendatangkan pelatih bertaraf internasional.

“Walaupun dukungan dari dana hibah belum turun, tapi kami tetap komitmen akan membuat program rencana kerja untuk tahun 2026 dengan menggelar Rakerda IPSI Kalsel di bulan Mei mendatang,” ujar Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supri Moyono didampingi Wakil Ketua II Pengprov IPSI Kalsel, Tommy Firdaus Bachlevi.

Kalimantan Post

Dijelaskannya, di Rakerda nanti, prioritas utama terkait atlet silat Kalsel, karena pihaknya mencanangkan medali emas pada PON XXII yang akan datang.

“Tentunya pembinaan atlet harus dimulai sekarang dan sebelum mengirim atlet ke even nasional, Pengprov IPSI Kalsel harus ada pemusatan latihan terlebih dahulu,” paparnya, Selasa (7/4/2026).

Ditambahkan Supri, yang perlu diperhatikan, kualitas atlet juga sangat penting bila ingin berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional.

Nantinya, lanjut dia, ada penataran pelatih dan juga wasit juri yang bisa menggiring dan mendampingi atlet tersebut go nasional dan internasiona.

“Kami juga rencananya akan mendatangkan pelatih-pelatih internasional yang bisa memberikan pemahaman dan pendampingan dan pelatihan pelatih daerah,” tegasnya.

Kehadiran pelatih berlabel internasional, kata Supri, supaya bisa melihat prestasi atlet dari didaerah lain. “Kalau pelatihnya punya visi internasional, paling tidak jatuhnya nanti ke nasional. Sebaliknya, jika pelatihnya nasional, prestasinya hanya ke daerah saja,” tandasnya.

Selain itu, perlunya menambah jam terbang bertanding pesilat Kalsel mengikuti kejuaraan nasional.

“Alhamdulillah di tahun kemari, pesilat kita mengikuti even nasional diantaranya kejuaraan nasional pencak silat remaja, POMNas, Popnas, PON bela diri dan O2SN.

Baca Juga :  Lima Penyelamatan Emil Audero Belum Mampu Bawa Cremonese dari Kekalahan

Supri yang juga mantan pesilat Kalsel ini menambahkan, berbekal program di atas, kans atlet Banua meraih medali emas di PON XXII mendatang cukup terbuka baik di nomor tanding dan seni.

“Di PON XXI 2024 di Sumut – Aceh lalu kita mendapat dua medali perunggu di nomor tanding dan seni. Tinggal kita tingkatkan saja lagi pembinaan hingga nantinya dapat emas,” tegasnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan