BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Aksi pengeroyokan yang terjadi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 04.00 Wita berhasil diungkap jajaran Polresta Banjarmasin.
Pelaksana Harian Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregarmelalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo mengatakan pihaknya telah mengamankan tiga remaja yang diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan.
“Tiga orang remaja berinisial MI (20), KA (16), dan MDA (16) berhasil kami amankan,” jelas Adi , Minggu (19/4/2026).
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polri. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Banjarmasin Utara bersama Ops Macan Resta Sat Reskrim Polresta Banjarmasin segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap para terduga pelaku.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis celurit dan sepotong kayu yang digunakan saat kejadian.
Dalam peristiwa tersebut, dua korban berinisial AP (20) dan MH (20) mengalami luka-luka. MH mengalami luka di bagian kepala, sementara AP mengalami luka di mata sebelah kiri.
Dikatakan Kasi , kejadian bermula saat para korban tengah nongkrong di sebuah lesehan kopi. Tiba-tiba mereka didatangi oleh sekelompok remaja yang menanyakan dugaan pemukulan terhadap teman mereka.
“Korban sudah menjawab tidak, namun para pelaku tetap melakukan pengeroyokan. Beruntung sempat dilerai oleh pengunjung lain,” ujarnya.
Setelah sempat meninggalkan lokasi, para korban kembali dikejar oleh para pelaku yang membawa senjata tajam seperti celurit, pisau, dan pedang. Pengeroyokan kembali terjadi di Jalan Padat Karya Sungai Andai.
Usai kejadian, polisi langsung melakukan penyelidikan dan dalam waktu kurang dari 24 jam berhasil mengamankan ketiga pelaku. Saat ini mereka telah diamankan di Polsek Banjarmasin Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polresta Banjarmasin juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pelaku lain,” tambahnya.
Pihak kepolisian turut mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian melalui layanan Call Center 110.
“Kami mengucapkan terima kasih atas informasi dari masyarakat. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan dengan cepat dan profesional,” katanya. (yul/KPO-3)















