Banjarbaru, KP – Bandara Internasional Syamsudin Noor beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani penerbangan haji sebagai komitmen mendukung kelancaran perjalanan ibadah haji tahun 2026.
“Seluruh fasilitas bandar udara telah siap untuk Embarkasi Haji Banjarmasin termasuk kesiapsiagaan personel,” kata General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana di Banjarbaru, Jumat (24/4).
Millyas mengungkapkan sebagian jadwal penerbangan haji berlangsung malam hari bahkan memasuki dini hari sehingga diperlukan kesiapan bandara di luar waktu reguler operasional.
Dia menjelaskan layanan khusus untuk penerbangan haji dihadirkan dengan menempatkan alat sekaligus personel untuk pemeriksaan keamanan orang dan barang di Asrama Haji Banjarmasin.
Hal ini menjadi salah satu upaya agar jemaah lebih nyaman dan cepat saat boarding.
Selain itu, jemaah juga diberangkatkan dari Asrama Haji ke bandara menggunakan 10 unit bus dengan kondisi aman, steril dan tersegel.
Ia mengungkapkan masih adanya jemaah yang membawa barang-barang tidak perlu dan cenderung hanya membuat semakin berat barang bawaan.
Di antaranya ada yang membawa pemanas air minum ataupun magic com alias penanak nasi.
“Semua ini tidak perlu ya jadi kami minta ditinggal saja saat pemeriksaan,” jelasnya.
Tahun ini total ada 19 kloter Embarkasi Banjarmasin dengan 6.758 calon haji akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Terdiri dari 14 kloter berasal dari Kalimantan Selatan 5.197 calon haji dan lima kloter berasal dari Kalimantan Tengah 1.561 calon haji.
Kloter pertama asal Kota Banjarmasin 359 calon haji telah diberangkatkan pada Jumat (24/4) dini hari dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-8101 terdiri dari 148 calon haji laki-laki dan 211 calon haji perempuan. (mns/opq/K-2)















