Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
EkonomiKalselTeknologi

Revitalisasi Lahan Tambang, Hasnur Group Uji Coba Pongamia untuk Energi Hijau di Tapin

×

Revitalisasi Lahan Tambang, Hasnur Group Uji Coba Pongamia untuk Energi Hijau di Tapin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260420 WA0077

JAKARTA, kalimantanpost.com – PT Hasnur Group Indonesia bersama sejumlah mitra internasional meluncurkan proyek percontohan budidaya tanaman Pongamia di lahan pascatambang di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Senin (20/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan bekas tambang agar kembali produktif sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan berbasis nabati. Program ini difokuskan pada uji coba dan verifikasi Pongamia sebagai bahan baku biofuel, sekaligus mengeksplorasi pemanfaatan lahan bekas tambang agar kembali produktif. Selain itu, proyek ini juga membuka peluang pengembangan skema kredit karbon dari aktivitas rehabilitasi lahan.

Kalimantan Post

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan yang selaras dengan agenda pemerintah dalam mempercepat transisi energi.

Pemanfaatan lahan pascatambang diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru, terutama melalui pengembangan energi terbarukan.

Dalam pelaksanaannya, Hasnur Group berkolaborasi dengan berbagai perusahaan lintas negara seperti Mitsui O.S.K. Lines, Hanwa Co., Ltd., NH Foods Ltd., Four Pride Management Pte. Ltd., serta PT Karya Dumogi Rahayu. Dukungan riset juga datang dari Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama sejumlah perguruan tinggi di Jepang.

Selama periode 2026 hingga 2031, proyek ini akan mencakup budidaya Pongamia di lahan seluas sekitar 10 hektare.

Kegiatan meliputi pengumpulan data pertumbuhan tanaman hingga penguatan rantai pasok untuk mendukung kebutuhan bahan baku biofuel di masa depan.

Tak hanya berfokus pada aspek lingkungan, program ini juga dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, Hasnur Group mendorong terciptanya peluang ekonomi baru dan peningkatan kemandirian masyarakat di kawasan pascatambang.

Pongamia atau yang dikenal sebagai Malapari dipilih karena kemampuannya tumbuh di lahan marginal, termasuk bekas tambang. Tanaman ini juga berperan dalam memperbaiki kualitas tanah dan menyerap karbon. Kandungan minyak dalam bijinya yang mencapai 30 hingga 45 persen menjadikannya potensial sebagai bahan baku biodiesel.

Baca Juga :  Soroti Peran Agen Tiket BUMD

Ke depan, pengembangan Pongamia diharapkan mampu menjadi solusi terpadu dalam rehabilitasi lahan sekaligus mendukung target penurunan emisi melalui mekanisme kredit karbon.

Sekilas Hasnur Group

Didirikan pada 1966 oleh H. Abdussamad Sulaiman HB dan Hj. Nurhayati, Hasnur Group berkembang dari usaha angkutan sungai dan kehutanan menjadi grup usaha dengan tujuh lini bisnis strategis. Sektor tersebut meliputi logistik, agribisnis dan kehutanan, energi, teknologi dan jasa, pendidikan, kebutuhan pelanggan, hingga investasi.

Mengusung semangat “Grow Together, Develop the Future”, Hasnur Group juga aktif dalam kegiatan sosial melalui Yayasan Hasnur Centre serta dikenal sebagai pengelola klub sepak bola profesional PS Barito Putera. (KPO-1)

Iklan
Iklan