Banjarmasin, KP — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj Faridah Yamani, mendorong penguatan kapasitas kader PKK hingga tingkat kecamatan dan desa agar mampu menjadi motor pemberdayaan keluarga di masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Hatungun, Tapin Tengah, dan Tapin Selatan, berlangsung di Hotel Rodita Banjarmasin, Jumat (24/4/2026) lalu.
Pelatihan mengusung tema, “Penguatan Tata Kelola Kelembagaan PKK Sebagai Penggerak Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Desa,” dihadiri Camat Hatungun, Camat Tapin Tengah dan Perwakilan Camat Tapin Selatan serta Ketua PKK di Tiga Kecamatan.
“Peningkatan kualitas sumber daya kader penting dilakukan agar program PKK tidak hanya berjalan administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya saat membuka pelatihan.
Berharap pada kesempatan ini kepada peserta dapat memperhatikan seluruh materi yang disampaikan narasumber dan setelah mengikuti kegiatan ini bisa menerapkan di kecamatannya masing-masing.
Menurut dia, kader PKK memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan keluarga, kesehatan, hingga peningkatan ekonomi rumah tangga. Karena itu, kapasitas kader perlu terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan sosial di lingkungan masing-masing.
“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan seluruh Tim Penggerak PKK,” ujarnya.
Pelatihan tersebut mempertemukan kader PKK dari tiga kecamatan di Kabupaten Tapin untuk memperkuat pemahaman mengenai pemberdayaan keluarga, pengelolaan organisasi, serta peningkatan peran perempuan dalam pembangunan desa.
Faridah juga mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan, BKAD, dan seluruh pihak yang memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga pelatihan dapat terlaksana dengan baik.
Melalui pelatihan itu, TP PKK Tapin berharap kader di tingkat kecamatan semakin aktif menghadirkan program yang inovatif dan mampu memperkuat kemandirian keluarga di daerah. (abd/rel/K-6)















