Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pasar Murah Perdana di Mantuil, Pemko Banjarmasin Jaga Harga dan Daya Beli Warga

×

Pasar Murah Perdana di Mantuil, Pemko Banjarmasin Jaga Harga dan Daya Beli Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260428 WA0058 scaled e1777382238955
PASAR MURAH - Pemko Banjarmasin dan Perumda Pasar menggelar Program Pasar Murah 2026 di Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan, Selasa (28/04/2026). (Kalimantanpost.com/Repro Humas)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perumda Pasar Banjarmasin resmi menggelar pasar murah perdana tahun 2026 dengan menyasar warga Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (28/04/2026).

Program ini menjadi langkah awal pemerintah dalam menjaga keseimbangan harga kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Kalimantan Post

Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Mantuil dibuka Plt Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana. Pasar murah dihadiri Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin M. Abdan Syakura, jajaran dewan pengawas, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Warga datang untuk mendapatkan paket bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap intervensi harga dari pemerintah.

Dalam program ini, paket yang disediakan terdiri dari satu kilogram gula pasir dan dua liter minyak goreng. Meski sederhana, paket tersebut dinilai cukup membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dolly Syahbana menegaskan, pasar murah merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah. Ia menyebut stabilitas harga bahan pokok menjadi prioritas utama yang tidak bisa diabaikan.

“Pemko Banjarmasin menempatkan stabilitas harga kebutuhan pokok sebagai salah satu prioritas utama,” ujarnya.

Ia menekankan, gejolak harga sekecil apa pun memiliki dampak langsung terhadap kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi kelompok rentan yang paling merasakan tekanan ekonomi.

“Kita memahami bahwa gejolak harga, sekecil apa pun, akan langsung berdampak pada daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi kondisi tersebut. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), berbagai langkah konkret terus dilakukan, termasuk melalui penyelenggaraan pasar murah seperti yang digelar di Mantuil.

Baca Juga :  SD Kartika V-7 Banjarmasin Buka PPDB 2026/2027, Sediakan Layanan Inklusi hingga Ekstrakurikuler Unggulan

“Pasar murah ini adalah salah satu instrumen konkret untuk melakukan intervensi pasar secara langsung, ini bukan sekadar transaksi dagang, tetapi bentuk nyata bahwa negara hadir di tengah rakyat,” tegas Dolly.

Ia juga mengapresiasi pihak perbankan yang turut berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNI atas kolaborasi yang terjalin dengan baik bersama Pemko Banjarmasin,” ungkapnya.

Selain itu, Dolly turut memberikan apresiasi terhadap kinerja Perumda Pasar Banjarmasin yang dinilai semakin sigap dan responsif dalam mendistribusikan kebutuhan pokok hingga ke wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

“Perumda Pasar Banjarmasin terus menunjukkan kinerja yang semakin adaptif dan responsif, khususnya dalam mendistribusikan bahan pokok,” tambahnya.

Pemilihan Kelurahan Mantuil sebagai lokasi perdana juga bukan tanpa pertimbangan. Pemerintah ingin memastikan program ini tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah yang selama ini membutuhkan akses lebih terhadap bahan pokok murah.

“Pemilihan Kelurahan Mantuil bukan tanpa alasan, pemerintah ingin memastikan program ini dirasakan secara merata,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh masyarakat berhak mendapatkan akses yang sama terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang wajar, tanpa ada kesenjangan antarwilayah.

“Ini adalah bagian dari komitmen kita dalam mewujudkan keadilan ekonomi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dolly juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan pasar murah dengan bijak dan tidak berlebihan dalam berbelanja.

“Saya mengingatkan kepada masyarakat agar belanja sesuai kebutuhan, bukan untuk ditimbun atau diperjualbelikan kembali,” pesannya.

Ia juga mengimbau warga untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, termasuk dengan mengedepankan budaya antre dan menjaga suasana tetap kondusif.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Otonomi Daerah ke-30, Yamin Tekankan Sinergi dan Pelayanan Publik

“Mohon tetap menjaga ketertiban dan suasana yang kondusif,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Dolly berharap pasar murah ini menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan program serupa di wilayah lain sepanjang 2026.

“Saya berharap langkah perdana ini menjadi pembuka bagi pelaksanaan pasar murah di kelurahan lainnya,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Pemko Banjarmasin berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga kestabilan harga sekaligus memperkuat daya beli, sehingga tekanan ekonomi dapat ditekan secara bertahap dan berkelanjutan. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan