Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

IBADAH HAJI

×

IBADAH HAJI

Sebarkan artikel ini
AHDIAT GAZALI RAHMAN
H. AHDIAT GAZALI RAHMAN

Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Ibadah haji merupakan salah satu dari lima Rukun Islam, yakni sebagai rukun terakhir setelah syahadat, shalat, puasa dan zakat. Perintah menunaikan ibadah haji sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, “Dan (di antara) ke wajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan kesana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam”. (QS. Ali Imran : 97), dan hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa yang telah memiliki bekal dan kendaraan lalu dia tidak berhaji, hendaklah ia mati dalam keadaan menjadi orang Yahudi, atau Nasrani”. (Tirmidzi)

Kalimantan Post

Bagi muslim yang mampu, mereka pasti melakukan ibadah haji. Jika melihat di negara ini khususnya banua, untuk melaksanakan ibadah haji juga harus sabar, karena menanti giliran keberangkatan menunaikan ibadah tersebut, karena banyaknya yang mampu dan ingin melaksanakan ibadah haji, dengan terpaksa pemerintah membuat suatu kebijakan, untuk antri dalam keberangkatan tersebut, sebab kouta yang diberikan Negara Arab Saudi tidak mencukupi dengan jumlah warga Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah haji, ada yang menunggu hingga puluhan tahun, agar bisa melakukan ibadah tersebut.

Islam sendiri memberikan jalan kepada umat yang ingin mendapat pahala seperti orang berhaji, namun belum ada waktunya, belum ada materi untuk ongkos keberangkatannya, maka dengan melakukan tindakan atau perbuatan seperti dibawah ini, mereka juga akan mendapatkan sama dengan pahala berhaji seperti :

  1. Melaksanakan umrah di bulan puasa, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Jika Ramadan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadan senilai dengan haji”. (Bukhari dan Muslim).
  2. Salat fardu berjamaah di masjid. Hal ini sebagaimana hadis, “Siapa yang berjalan menuju salat wajib berjemaah, maka ia seperti berhaji. Siapa yang berjalan menuju salat sunnah, maka ia seperti melakukan umrah yang sunnah”. (Ath Thabrani).
  3. Salat Isyraq. Amalan salat ini diawali dengan salat Subuh berjemaah di masjid. Setelah itu, dianjurkan untuk tetap berzikir di dalam masjid sampai waktu salat Isyraq tiba. Tepatnya ketika matahari telah terbit. Terakhir dirikanlah salat Duha di awal waktu, sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang mengerjakan salat Subuh dengan berjemaah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan salat Sunnah Duha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumrah secara sempurna”. (Ath Tabrani).
  4. Salat sunnah di masjid. Melaksanakan salat sunnah di masjid semata karena Allah SWT termasuk amalan yang pahalanya setara ibadah haji, sebagaimana hadis Nabi SAW, “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci menuju salat wajib, maka pahalanya seperti pahala orang yang berhaji. Barang siapa keluar untuk salat Sunnah Duha, yang dia tidak melaku kannya kecuali karena itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah”. (Abu Daud)
  5. Menuntut ilmu; Menuntut ilmu atau menghadiri majelis ilmu juga bagian dari amalan yang pahalanya setara ibadah haji. Apalagi jika tujuan menuntut ilmunya tentang ilmu yang sudah pasti bermanfaat. Serta tujuannya untuk bekal ilmu di dunia dan di akhirat, sebagaimana hadis Nabi SAW, “Siapa yang berangkat ke masjid yang ia inginkan hanyalah untuk belajar ke baikan atau mengajarkan kebaikan, ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna hajinya”. (Thabrani)
  6. Berbakti kepada kedua orang tua. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi SAW, “Bertakwalah pada Allah dengan berbuat baik pada ibumu. Jika engkau berbuat baik pada nya, maka statusnya adalah seperti berhaji, berumrah dan berjihad”. (Ath Thabrani).
Baca Juga :  PERPUSTAKAAN DI TENGAH GENERASI SCROLL

Maka bagi umat Islam yang belum berhaji, mungkin karena secara materi belum cukup, atau karena menunggu antrian yang begitu lama, maka untuk mendapatkan pahala berhaji, tak perlu repot dan takut, cukup amalkan enam perkara diatas, Insyallah Allah akan memberikan ganjaran pahala sama berhaji. Jika sudah mampu laksanakan haji, sesuai perintah Allah.

Iklan
Iklan