PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Di puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ke-69 tahun 2026, momen refleksi dan sejarah atas berbagai capaian yang telah diraih.
Kepada awak media disela puncak HUT Kalteng, di Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026) Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo mengungkapkan hal itu, terkait program pendidikan di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran.
Disebutkannya, sektor pendidikan terus menjadi prioritas utama tanpa adanya pengurangan anggaran maupun program strategis.
Menurut Reza, dalam kurun waktu 1 tahun 3 bulan terakhir, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menorehkan banyak prestasi dan penghargaan, baik dari lini media hingga pemerintah pusat.
Hal ini tambahnya, menjadi bukti nyata bahwa jalannya roda pemerintahan telah berada di jalur yang benar (on the track).
Dikemukakannya, itu merupakan bukti Gubernur selalu bersemangat berkerja. Kita sudah on the track di jalan yang benar. Tentu kita akan terus memperbaiki jika masih terdapat kekurangan, khususnya di dunia pendidikan,” ujar Reza.
Diakuinya, salah satu lompatan besar yang saat ini dirasakan manfaatnya adalah program digitalisasi sekolah yang berjalan dengan sangat baik di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Berbagai program strategis tersebut dipastikan akan terus berlanjut.
“Alhamdulillah, digitalisasi hari ini sudah berjalan dengan baik. Kemudian, program-program strategis di dunia pendidikan juga tidak ada yang dikurangi oleh Gubernur. Ini adalah wujud perhatian besar darinya” ucapnya.
Menjawab isu yang sempat viral di tingkat nasional mengenai kejelasan status para guru untuk proyeksi tahun 2026 hingga 2027, Reza meminta para tenaga pendidik untuk tetap tenang dan tidak panik.
Ia memastikan setelah melakukan koordinasi dan meminta arahan langsung, Gubernur Agustiar Sabran tetap berkomitmen penuh untuk mengawal nasib para guru di Kalteng.
“Terkait isu guru yang kemarin sempat ramai dan viral di nasional, alhamdulillah, setelah kita meminta arahan, Gubernur menegaskan tetap fokus ke dunia pendidikan. Kami minta guru-guru yang dimaksud, jangan khawatir,” pinta Reza. (drt/KPO-3} (















