Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tabalong

Wabup Tabalong: “Terjadi Kenaikan Sembako Diakibatkan Kelangkaan BBM”

×

Wabup Tabalong: “Terjadi Kenaikan Sembako Diakibatkan Kelangkaan BBM”

Sebarkan artikel ini
Hal 9 TABALONG Adv 1 3 klm 2
KP/Ist

Tanjung, KP – Terjadi kenaikan harga sejumlah bahan terutama sembilan bahan pokok (Sembako) saat ini dipengaruhi oleh faktor kelangkaan BBM yang berdampak pada biaya transportasi dan distribusi barang.

Hal itu, diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Tabalong Habib M Taufani Alkaf S.Kom MM, usai meninjau langsung kegiatan pasar murah yang bertempat di Halaman Gedung Sarabakawa Tanjung, Kabupaten Tabalong, belum lama tadi.

Kalimantan Post

“Mudah-mudahan distribusi BBM bisa kembali stabil, karena pengaruh harga bahan pokok ini berawal dari BBM. Kalau BBM sudah stabil, insyaallah harga-harga kebutuhan pokok lainnya juga akan mengikuti,” ungkap Habib.

Dari pantauan KP, kegiatan pasar murah ini berlangsung ramai dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama ibu rumah tangga, karena menjual bahan pokok seperti sembako, sayuran, makanan, dan ikan segar dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran.

Habib Taufani menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Murah ini dikarenakan menjelang Hari Raya Idul Adha, maka dari itu Pemkab Tabalong mengadakan pasar murah, sehingga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus dalam menghadapi inflasi yang ada di Kabupaten Tabalong.

“Untuk bahan-bahan pokok yang dijual tadi ada minyak goreng, gula, tepung, telur, ikan, sayur-sayuran, bawang hingga sabun cuci, jadi cukup lengkaplah. Untuk harganya sendiri dijual di bawah harga pasar, bahkan ada yang di bawah HET. Contohnya minyak goreng, HET-nya Rp15.700, sedangkan di pasar murah ini dijual Rp15.500,” demikian pungkas Habib, seraya memberikan hibauan kepada warga Tabalong.

Habib Taufani menghimbau kepada masyarakat untuk jangan panik karena memang saat ini harga barang secara umum totalnya memang ada kenaikan, namun kondisi harga masih dalam batas kewajaran. (ros/K-6)

Baca Juga :  Bukan Sekadar Seremonial, Tabalong Perkuat Data Geospasial untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat
Iklan
Iklan