Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Menanti Kejutan Penampilan Perdana Yordania Melawan Austria

×

Menanti Kejutan Penampilan Perdana Yordania Melawan Austria

Sebarkan artikel ini
IMG 20260616 WA0043
Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 antara Austria melawan Yordania yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Levi's, Bay Area, California, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) waktu setempat. (Antara)

KANSAS, Kalimantanpost.com – Timnas Austria akan menghadapi wakil Asia, Timnas Yordania pada pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Arrowhead, Kansas, Rabu (17/6/2026) pukul 11.00 WIB.

Laga ini akan menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara Austria dan Yordania, baik di ajang resmi maupun pertandingan persahabatan. Karena itu, duel Grup J ini menghadirkan cerita menarik antara dua tim yang sama-sama datang dengan motivasi besar.

Kalimantan Post

Piala Dunia 2026 menjadi momen yang telah lama dinantikan kedua negara. Austria akhirnya kembali ke panggung sepak bola terbesar dunia setelah absen selama 28 tahun, sedangkan Yordania untuk pertama kalinya berhasil menembus putaran final Piala Dunia.

Austria memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah memuncaki Grup H Kualifikasi zona Eropa dengan koleksi 19 poin dari delapan pertandingan.

Das Team berhasil mengungguli Bosnia-Herzegovina, Rumania, Siprus, dan San Marino untuk mengakhiri penantian panjang sejak terakhir tampil di Piala Dunia 1998 di Prancis.

Meski memiliki tradisi sepak bola yang kuat di Eropa, Austria belum pernah mampu melewati fase grup dalam lima penampilan terakhir mereka di Piala Dunia, yakni pada 1958, 1978, 1982, 1990, dan 1998.

Padahal sebelum periode tersebut, Austria sempat mencatatkan prestasi membanggakan dengan finis di peringkat keempat pada Piala Dunia 1934 serta merebut posisi ketiga pada edisi 1954.

Piala Dunia 2026 pun diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi Austria untuk kembali mengukir prestasi di level tertinggi.

Selain itu, Austria datang dengan modal positif setelah mencapai babak 16 besar Euro 2024 sebelum langkah mereka dihentikan Turki.

Sementara itu Timnas Yordania akan menjalani debut bersejarah di Piala Dunia. Keberhasilan lolos ke putaran final menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Baca Juga :  Striker Meksiko, Julian Quinones Mengaku Bahagia Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026

Pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Yordania keluar sebagai juara Grup G dengan 13 poin dari enam pertandingan. Mereka unggul atas Arab Saudi berkat selisih gol meski mengoleksi jumlah poin yang sama.

Performa impresif itu berlanjut pada putaran ketiga ketika Yordania finis di posisi kedua Grup B, hanya berada di bawah Korea Selatan. Mereka mampu mengungguli Irak, Oman, Palestina, dan Kuwait untuk mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia.

Pencapaian tersebut semakin istimewa karena Yordania berhasil mengungguli negara-negara yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia, seperti Irak dan Kuwait.

Selain itu, Yordania datang ke Amerika Serikat dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjadi runner-up Piala Asia 2023. Dalam perjalanan menuju final, mereka mampu menyingkirkan Irak dan Korea Selatan sebelum akhirnya takluk dari tuan rumah Qatar.

Kekuatan kedua tim

Austria yang ditangani Ralf Rangnick memiliki kombinasi menarik antara pengalaman dan energi muda. Nama-nama senior seperti David Alaba, Marko Arnautovic, dan Marcel Sabitzer tetap menjadi tulang punggung tim, sementara generasi muda seperti Paul Wanner dan Carney Chukwuemeka menambah kedalaman skuad.

Alaba masih menjadi figur sentral di lini belakang sekaligus pemimpin tim. Pengalamannya bersama Real Madrid dan tim nasional Austria membuatnya menjadi sosok yang sangat berpengaruh.

Di lini tengah, Austria mengandalkan kreativitas Sabitzer serta intensitas permainan Konrad Laimer. Keduanya menjadi elemen penting dalam skema pressing agresif yang menjadi ciri khas Rangnick.

Sementara itu, Arnautovic tetap menjadi andalan di lini depan. Penyerang berusia 37 tahun tersebut merupakan pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Austria.

Yordania datang di bawah arahan pelatih asal Maroko, Jamal Sellami. Sebagian besar pemain mereka berkarier di kompetisi Asia dan Timur Tengah, dengan Mousa Al-Tamari menjadi bintang utama tim.

Baca Juga :  Brasil Versus Maroko, Sang Raksasa Diuji Penakluk Tim Besar

Penyerang Stade Rennais tersebut diharapkan menjadi motor serangan sekaligus pembeda dalam pertandingan-pertandingan sulit. Kecepatan dan kemampuan individunya menjadikan Al-Tamari sebagai ancaman terbesar bagi lawan.

Kapten tim Ehsan Haddad juga kembali memperkuat skuad setelah pulih dari cedera panjang. Pengalamannya diharapkan memberi stabilitas bagi lini belakang Yordania.

Namun, Yordania harus kehilangan dua pemain penting. Penyerang Yazan Al-Naimat absen karena cedera, sementara bek Issam Smeeri juga tidak dapat tampil setelah mengalami cedera tendon Achilles menjelang turnamen. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan