Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Toko Kopi Mae Siap Gelar Maeraung Volume III, Juara Kalsel Ditantang Petinju Terbaik Kalimantan Tengah

×

Toko Kopi Mae Siap Gelar Maeraung Volume III, Juara Kalsel Ditantang Petinju Terbaik Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260709 WA0139

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Turnamen tinju tahunan Maeraung Volume III yang digagas Toko Kopi Mae kembali hadir dan dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Juli 2026. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, ajang ini membawa konsep baru yang diyakini akan menghadirkan persaingan lebih sengit di atas ring.


Sekretaris Pelaksana Maeraung Volume III, Harry Nugraha, mengungkapkan persiapan pelaksanaan kini telah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah petinju juga telah mendaftarkan diri untuk tampil di berbagai kelas yang dipertandingkan.

Kalimantan Post


Berbeda dengan dua edisi sebelumnya yang mempertandingkan perebutan sabuk juara di kelas 51 kilogram dan 54 kilogram, tahun ini panitia memilih menyajikan laga antardaerah. Para juara Maeraung 2024 dan 2025 akan berhadapan dengan petinju-petinju terbaik asal Kalimantan Tengah.


“Melihat perkembangan olahraga tinju di Kalimantan Selatan yang saat ini semakin banyak agenda pertandingan hingga persiapan menuju PON Bela Diri, kami mencoba menghadirkan konsep baru. Para juara Maeraung edisi sebelumnya akan berhadapan dengan petinju terbaik dari Kalimantan Tengah,” ujar Harry.


Ia menambahkan, undangan kepada kontingen Kalimantan Tengah telah dikirimkan. Selain itu, pelaksanaan Maeraung Volume III juga telah memperoleh rekomendasi dari Pertina Kalimantan Selatan sehingga seluruh tahapan administrasi maupun penyelenggaraan telah sesuai ketentuan.


Untuk nomor pertandingan, panitia tetap mempertahankan kelas-kelas yang hampir sama dengan edisi sebelumnya. Peserta dibagi ke dalam dua kategori, yakni atlet binaan Pertina dan kategori try out yang terbuka bagi masyarakat umum.


Kategori try out disiapkan sebagai wadah bagi petinju non-atlet maupun masyarakat yang ingin menguji kemampuan bertanding. Sementara kategori atlet menjadi sarana bagi petinju binaan Pertina untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mematangkan persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.


“Kami rasa ajang ini menjadi bagian dari persiapan atlet menghadapi event-event berikutnya, termasuk agenda terdekat menuju PON Bela Diri,” katanya.

Baca Juga :  Belgia Pupuskan Mimpi Amerika Serikat ke Perempat Final


Pada edisi kali ini, panitia juga memutuskan meniadakan perebutan Sabuk Barito Putera yang sebelumnya menjadi salah satu daya tarik turnamen. Menurut Harry, perebutan sabuk tersebut akan kembali dihadirkan pada penyelenggaraan Maeraung setelah tahun 2026.


Meski tanpa perebutan sabuk tersebut, dukungan terhadap turnamen tetap kuat. Barito Putera kembali menjadi pendukung utama, didampingi Nur Sulaiman Community (NSC), Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Kalimantan Selatan, serta Pemuda Pancasila.


Harry berharap Maeraung terus mendapat dukungan dari berbagai pihak agar pembinaan olahraga tinju di Kalimantan Selatan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.


“Tinju menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di daerah,” tutupnya. (KPO-1)

Iklan
Iklan