BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – DPRD Kalimantan Selatan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 menjadi Perda pada rapat paripurna dewan, Jumat (10/7/2026).
“Persetujuan ini menandai berakhirnya pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025,” kata Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Kartoyo menyampaikan laporan Badan Anggaran, yang pada intinya menerima pertanggungjawaban APBD 2025, namun disertai berbagai catatan.
“Dewan akan memastikan setiap kegiatan tepat waktu, sasaran dan dimanfaatkan sepenuhnya demi kesejahteraan masyarakat,” kata Kartoyo.
Kartoyo mengatakan, Banggar berkesimpulan, secara umum pelaksanaan APBD 2025 telah menunjukkan kinerja yang cukup baik ditandai dengan capaian pendapatan yang melampaui target, kondisi keuangan daerah yang relatif sehat, serta keberhasilan mempertahankan opini WTP.
Namun demikian masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perhatian bersama khususnya peningkatan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, peningkatan efektivitas, melakukan tindak lanjut rekomendasi BPK RI, serta peningkatan orientasi pembangunan yang berbasis pada hasil atau outcome dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Hal-hal tersebut menjadi perhatian badan anggaran sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD guna mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin berkualitas akuntabel berpretasi pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, persetujuan bersama dengan catatan agar Pemprov Kalsel menindaklanjuti seluruh rekokmendasi yang disampaikan DPRD demi perbaikannya keuangan daerah tahun berikutnya.
“Semua rekomendasi diharapkan menjadi perhatian Pemprov Kalsel dalam penyelanggaraan keuangan tahun-tahun berikutnya,” ujar politisi Partai NasDem.
Wagub Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, akan menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan dewan.
“Kita akan tindaklanjuti sesuai ketentuan, mulai dari perencanaan hingga pelaporannya agar keuangan daerah tertib demi kemajuan banua serta kesejahteraan masyarakat,” kata Hasnur. (lyn/KPO-4).















