BANJARMASIN, KalimantanPost.com — Langkah nyata dalam mewujudkan ekosistem energi bersih dan transportasi ramah lingkungan di Kalimantan Selatan kembali ditorehkan. PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin secara resmi menggandeng PT Nusa Bangun Banua melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pembangunan dan Pengelolaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center.
Acara penandatanganan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Aula Merdeka PLN UP3 Banjarmasin. Sinergi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan modern di Banua.
Tindak Lanjut Arahan Strategis Pemprov Kalsel
Inisiatif pembangunan SPKLU Center ini bukanlah tanpa alasan. Langkah strategis ini merupakan respons langsung sekaligus tindak lanjut atas arahan Gubernur Kalimantan Selatan yang menargetkan percepatan transisi energi di wilayahnya. Pemerintah Provinsi berkomitmen penuh untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik (EV) guna menekan emisi karbon dan mewujudkan kualitas udara yang lebih bersih.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, SPKLU Center ini nantinya akan dibangun di lokasi yang sangat strategis dan ikonik, yakni di kawasan Tugu KM 0 Kota Banjarmasin. Pemilihan lokasi di titik nol kilometer ini dinilai sangat ideal karena merupakan pusat mobilitas masyarakat dan titik temu berbagai rute strategis, sehingga memudahkan para pengguna kendaraan listrik untuk mengakses fasilitas pengisian daya.
Manfaat dan Proyeksi ke Depan
Melalui kolaborasi antara PLN sebagai penyedia energi utama dan PT Nusa Bangun Banua sebagai mitra strategis, kehadiran SPKLU Center ini diproyeksikan akan membawa berbagai dampak positif, di antaranya:
- Penyediaan Infrastruktur yang Andal: Menghadirkan stasiun pengisian daya yang aman, cepat (fast charging), dan berkualitas tinggi sesuai dengan standar operasional yang ketat.
- Menghapus Keraguan Masyarakat (Range Anxiety): Ketersediaan SPKLU di pusat kota diharapkan mampu menjawab kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan tempat pengisian daya, sehingga minat untuk beralih ke kendaraan listrik akan semakin tinggi.
- Mendukung Pembangunan Berkelanjutan: Sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam mencapai Net Zero Emission, proyek ini turut berkontribusi dalam mempercepat transisi energi dari bahan bakar fosil menuju energi hijau.
- Mendorong Ekonomi Hijau Daerah: Pembangunan ekosistem EV membuka peluang lahirnya investasi dan bisnis baru yang berwawasan lingkungan di wilayah Kalimantan Selatan.
Di akhir acara, kedua belah pihak menyampaikan optimisme yang tinggi bahwa kerja sama ini akan berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu. Kolaborasi antara sektor BUMN dan mitra strategis daerah ini diharapkan menjadi role model (percontohan) bagi pengembangan infrastruktur serupa di berbagai kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan.
Dengan hadirnya SPKLU Center di Tugu KM 0, Kota Banjarmasin tidak hanya sekadar mengikuti tren global, tetapi siap mengambil peran sebagai salah satu pelopor kota cerdas dan ramah lingkungan di Pulau Kalimantan.















