Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

APBD 2027 Prioritaskan Kesehatan dan Pendidikan

×

APBD 2027 Prioritaskan Kesehatan dan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260729 WA0033 1 e1785318203609
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK. (Kalimantanpost.com/yana).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ketua DPRD Kalsel H Supian HK mengatakan, tetap akan memprioritaskan kesehatan dan pendidikan pada APBD 2027.

“Kita tetap prioritaskan anggaran kesehatan dan pendidikan,” kata Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK di sela rapat Badan Anggaran Dewan bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Rabu (29/7/2026), di Banjarmasin.

Kalimantan Post

Supian HK mengatakan, rapat kali ini meminta SKPD untuk menyampaikan program kerja maupun anggaran yang diperlukan, termasuk pagu yang diterima pada 2027.

“Nanti Banggar Dewan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang akan mengoreksi, apakah ditambah atau dikurangi,” kata politisi Partai Golkar.

Sedangkan untuk anggaran infrastruktur, menurut Supian HK, akan dilihat dulu, apakah urgen atau tidak, termasuk dampaknya bagi masyarakat.

“Jadi tidak semuanya direalisasikan, namun tergantung keperluannya,” ujar Supian HK.

Selain itu, juga anggaran kesejahteraan masyarakat (kesra), khususnya untuk penanggulangan bencana yang harus disiapkan.

Namun bagi program yang dinilai kurang penting, maka akan ditunda atau dihilangkan, mengingat anggaran yang tersedia terbatas.

“APBD 2027 nanti hanya sekitar Rp8 triliun, sehingga pembangunan diarahkan pada program prioritas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin mengakui hanya mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp3 miliar, yang dialokasikan untuk program Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta PBPU/BP Pemda, yang ditujukan bagi masyarakat miskin atau tidak mampu secara ekonomi, serta tenaga penugasan khusus.

“Kita cukup maklum keterbatasan anggaran, semoga ini biasa direalisasikan,” ujarnya.

Diakui, Dinas Kesehatan mendapatkan pagu Rp512 miliar, turun dibandingkan 2026 yang mencapai Rp540 milar.

“Namun dari anggaran tersebut, sebesar Rp470 miliar diperuntukan bagi empat rumah sakit,” kata Diauddin. (lyn/KPO-4).

Baca Juga :  Serapan Anggaran Rendah, Rapat Banggar Dihentikan, Gebernur Minta Evaluasi
Iklan
Iklan