Banjarbaru,KP – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN). Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengoptimalkan pengelolaan dan pengawasan disiplin Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Bidang Kepegawaian yang dirangkai dengan Penganugerahan Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) SKPD Tahun 2026 di Aula Gawi Sabarataan, Selasa (28/7).
Rakor yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, mewakili Wali Kota Banjarbaru itu menjadi forum untuk memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola kepegawaian yang profesional, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam arahannya, Sirajoni menegaskan bahwa perhatian utama pada tahun ini diarahkan pada peningkatan disiplin dan kinerja PPPK.
“Fokus utama pertemuan ini adalah mengenai optimalisasi dan pengawasan disiplin serta kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini menjadi penting karena kualitas tata kelola kepegawaian akan sangat menentukan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan manajemen ASN sejalan dengan arah pembangunan Kota Banjarbaru dalam RPJMD 2025–2029, khususnya misi memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, kolaboratif, dan inovatif.
Ia menilai profesionalitas ASN tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga kemampuan setiap perangkat daerah dalam membangun sistem manajemen kepegawaian yang efektif, disiplin, dan adaptif terhadap tuntutan pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru juga memberikan penghargaan kepada perangkat daerah dan unit kerja yang meraih nilai Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) terbaik berdasarkan hasil penilaian tahun 2025. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.
“Ulun mengucapkan selamat sekaligus rasa bangga kepada seluruh perangkat daerah yang berhasil meraih nilai IP ASN tertinggi. Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi perangkat daerah lainnya,” kata Sirajoni.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan pengingat bahwa peningkatan kompetensi, disiplin, integritas, dan etos kerja ASN merupakan tanggung jawab bersama. Dengan aparatur yang semakin profesional, Pemkot Banjarbaru optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin cepat, akuntabel, dan berdaya saing.(Dev/K-5)















