BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan TASPEN atau mengaku sebagai pegawai perusahaan, PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Banjarmasin mengimbau seluruh peserta dan masyarakat luas untuk selalu berhati-hati, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi TASPEN.
Branch Manager TASPEN KC Banjarmasin, Rofiqhi Amalia menyampaikan bahwa TASPEN tidak pernah meminta informasi ataupun data pribadi peserta.
“TASPEN menegaskan tidak pernah meminta OTP, PIN, password, data rekening, maupun data pribadi lainnya milik peserta, termasuk dalam pemberian layanan atau manfaat,” papar Rofiqhi, Kamis (30/7/2026).
Di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi, masyarakat perlu mewaspadai setiap informasi mencurigakan yang dapat mengarah ke modus penipuan digital.
“Modus penipuan digital kini semakin marak terjadi, di mana oknum penipu dapat melakukan beragam cara untuk memperoleh data pribadi maupun informasi sensitif lainnya. Modus ini dapat terjadi sewaktu-waktu, tidak terkecuali menjelang pencairan dana pensiun ataupun hari raya,” imbuh Rofiqhi.
Pelaku dapat menjaring peserta dengan melalui berbagai media komunikasi online, seperti pesan WhatsApp, email, media sosial, SMS, dan telepon. Pelaku dapat menggunakan berbagai cara, mulai dari menghubungi peserta melalui telepon atau mengirimkan pesan singkat, yang juga dapat berisi tautan berbahaya, dokumen atau aplikasi palsu, hingga membuat akun media sosial maupun situs yang menyerupai kanal resmi TASPEN.
HC & GA Sector Head TASPEN KC Banjarmasin, Moch. Aria Tito Prayogo turut menambahkan bahwa modus yang digunakan pun terus berkembang dan kerap memanfaatkan situasi tertentu, seperti pembaruan data, pencairan manfaat, maupun informasi program khusus.
Oleh sebab itu, peserta TASPEN dan masyarakat luas perlu lebih berhati-hati dalam menerima setiap informasi. Jangan mudah percaya pesan mencurigakan yang mengatasnamakan TASPEN maupun karyawan TASPEN, termasuk bila informasi tersebut mencantumkan logo, nama, jabatan, atau identitas lainnya.
“Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi melalui kanal resmi TASPEN sebelum mengambil tindakan,” jelas Aria.
Kenali modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN
Berikut beberapa modus yang perlu diwaspadai:
- Penipuan Berkedok Pembaruan Data Peserta
Pelaku penipuan dapat menghubungi calon korban dan mengaku sebagai pegawai TASPEN dengan alasan melakukan pengkinian atau pembaruan data. Pelaku juga dapat mengarahkan untuk memberikan data pribadi, mengisi formulir melalui tautan tertentu, atau mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas.
Jika memperoleh pesan mencurigakan, jangan langsung mengambil tindakan untuk merespons atau mengikuti arahan oknum. Pastikan terlebih dahulu kebenaran dan sumber informasi tersebut. Informasi resmi dari TASPEN hanya diakses melalui kanal resmi TASPEN atau aplikasi Andal by Taspen.
- Modus Pencairan Dana atau Klaim Manfaat
Penipuan juga dapat berupa modus yang berkaitan dengan proses pencairan dana, termasuk klaim manfaat dana pensiun, tabungan hari tua (THT), atau manfaat lainnya. Pelaku dapat meminta beragam informasi pribadi korban, seperti data pribadi, NIK, nomor rekening, kode OTP, PIN, password, bahkan meminta transfer sejumlah uang dengan alasan “biaya administrasi”, “biaya percepatan (pencairan dana)”, “pajak”, atau keperluan tertentu lainnya.
Peserta perlu mengingat layanan TASPEN bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apapun, termasuk dalam pelayanan dan penyerahan manfaat. TASPEN juga menegaskan tidak pernah meminta OTP, PIN, kata sandi, maupun data rahasia lainnya.
- Penipuan Melalui Telepon
Pelaku dapat menghubungi korban dan mengaku sebagai pegawai TASPEN, kantor cabang, maupun pihak yang memiliki kewenangan untuk membantu peserta, bahkan dengan cara bicara dan nada yang seolah profesional hingga menyebut informasi pribadi korban agar semakin meyakinkan. Dalam percakapan, pelaku mungkin meminta korban melakukan konfirmasi data, melakukan video call, atau mengarahkan untuk mengikuti instruksi transaksi tertentu.
Jangan mudah percaya hanya karena seseorang mengaku sebagai pegawai TASPEN. Identitas dan informasi yang disampaikan tetap perlu diverifikasi melalui kanal resmi TASPEN.
- Penggunaan Akun Media Sosial dan Website Palsu
Pelaku dapat membuat akun media sosial, website, atau alamat tautan yang dibuat menyerupai kanal resmi TASPEN. Tampilan website dapat dibuat secara mirip, dengan penggunaan logo maupun nama akun yang menyerupai identitas perusahaan, sehingga membuat informasi palsu guna meyakinkan korban dan memberikan data pribadi.
Sebelum mengakses sebuah tautan, periksa alamat website dengan teliti. Website resmi TASPEN adalah www.taspen.co.id. Jangan memasukkan data pribadi atau informasi rahasia pada tautan mencurigakan yang tidak dapat dipastikan keasliannya.
- Penyalahgunaan Aplikasi dan File Berbahaya
Pelaku dapat mengarahkan peserta untuk mengunduh aplikasi palsu atau membuka dokumen tertentu dengan alasan untuk melakukan autentikasi, pembaruan data, menerima informasi, atau mengakses layanan TASPEN. Dokumen atau aplikasi palsu tersebut dapat menjadi sarana untuk mencuri data atau mengambil alih akses perangkat.
Jangan mengklik, membuka, maupun mengunduh dokumen ataupun aplikasi mencurigakan yang dikirim oleh pihak yang tidak terverifikasi.
- Modus Undian atau Program Khusus
Waspadai informasi mengenai tawaran undian, hadiah, bantuan, program khusus, atau keuntungan tertentu yang mengatasnamakan TASPEN.
Jangan mudah tergiur dengan tawaran yang tidak dapat diverifikasi. TASPEN menegaskan tidak pernah menyelenggarakan undian berhadiah dalam bentuk apapun.
- Pengiriman Surat atau Dokumen Palsu
Oknum penipu juga dapat mengirimkan surat atau dokumen dalam bentuk cetak maupun digital, yang dibuat menyerupai surat resmi beridentitas TASPEN dan berisikan informasi mengenai hak manfaat atau kewajiban tertentu yang harus dipenuhi.
Jangan langsung mempercayai dokumen hanya karena tampilannya terlihat resmi. Perhatikan dengan saksama identitas dokumen dan lakukan konfirmasi keaslian informasi melalui kanal resmi TASPEN atau kantor cabang TASPEN terdekat.
Lindungi Data Pribadi, Jangan Berikan Informasi Rahasia
TASPEN mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk terus menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak memberikan segala bentuk informasi pribadi kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang mengatasnamakan TASPEN.
Informasi pribadi tersebut bersifat rahasia dan tidak seharusnya dibagikan kepada orang lain. Dalam menghadapi berbagai modus penipuan tersebut, perlindungan data pribadi menjadi hal yang sangat penting. Data yang terlihat sederhana sekalipun dapat disalahgunakan apabila jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Peserta perlu menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk:
- Nomor rekening dan informasi perbankan
- NIK dan data identitas pribadi
- Informasi terkait kepesertaan TASPEN
- Informasi rekening
- Kode OTP (One-Time Password)
- PIN, Password, kode verifikasi, maupun kode keamanan lainnya
- Informasi sensitif lainnya milik pribadi
Terapkan Prinsip “Tahan, Pastikan, Laporkan”
Ketika menerima informasi yang mengatasnamakan TASPEN, jangan terburu-buru mengambil
tindakan. Terapkan tiga langkah sederhana:
- TAHAN
Jangan langsung percaya atau merespons pesan, telepon, surat, tautan, maupun tawaran yang
mencurigakan. Ambil waktu untuk berpikir dan jangan langsung mengikuti instruksi yang membuat Anda merasa terdesak. - PASTIKAN
Pastikan kebenaran pesan dengan cara mengkonfirmasi informasi melalui kanal resmi TASPEN.
Akses layanan TASPEN secara digital juga dapat melalui aplikasi Andal by Taspen, yang dapat
diunduh melalui Play Store atau App Store pada smartphone.
- LAPORKAN
Jika menemukan atau menerima pesan mencurigakan yang terindikasi penipuan, segera laporkan kepada TASPEN melalui kanal resmi TASPEN. Dengan melaporkan, maka Anda turut membantu mencegah penipuan yang sama menimpa peserta lainnya.
Pastikan Informasi Hanya dari Kanal Resmi TASPEN
Informasi resmi dari TASPEN dapat diperoleh dengan mengunjungi Kantor Cabang TASPEN Banjarmasin (ataupun Kantor Cabang terdekat di wilayah Anda) maupun diakses melalui kanal resmi TASPEN sebagai berikut:
- Website: www.taspen.co.id
- Call Center: 1500 919
- Email: taspen@taspen.co.id
- Media sosial resmi (Instagram, Facebook, X): @taspen
- YouTube: TASPEN (@OfficialTaspen)
- Aplikasi: Andal by Taspen (dapat diunduh melalui App Store dan Play Store).
Adapun kanal resmi TASPEN KC Banjarmasin yaitu:
- Nomor Telepon: (0511) 3256003
- WhatsApp: 0811 1919 189
- Instagram: @taspenbanjarmasin
- Alamat Kantor Cabang: Jl. Jend. Achmad Yani Km. 3 No. 10, Kuripan, Banjarmasin.
Melindungi diri dari penipuan dimulai dari diri sendiri dengan cara menjaga kerahasiaan data pribadi. Ingat bahwa penipu dapat menggunakan identitas (logo, nama, foto, maupun identitas lainnya) yang menyerupai TASPEN untuk membuat informasi palsu terlihat meyakinkan. Selalu waspada dan terapkan #TahanPastikanLaporkan.
Jangan terburu-buru mengambil tindakan, periksa kebenaran informasi terlebih dahulu dan pastikan setiap informasi berasal dari kanal resmi TASPEN, serta laporkan jika menemukan indikasi penipuan.















