Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Tim Pengabdian Masyarakat ULM Lanjutkan Program Akselerasi Pemberdayaan Pengrajin Batu Mulia Cempaka Melalui Pendampingan Legalitas dan Digitalisasi Usaha

×

Tim Pengabdian Masyarakat ULM Lanjutkan Program Akselerasi Pemberdayaan Pengrajin Batu Mulia Cempaka Melalui Pendampingan Legalitas dan Digitalisasi Usaha

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 07 30 at 14.53.15

Banjarbaru, kalimantanpost.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali melaksanakan kegiatan lanjutan Program Akselerasi Pemberdayaan Pengrajin Batu Mulia Cempaka pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00–13.00 WITA dan merupakan bagian dari implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Program Bantuan Inovasi Mahasiswa dan Akademisi (BIMA) Kemendiktisaintek Tahun 2026.

Program ini mengusung tema “Modernisasi Teknologi, Digitalisasi Tata Kelola, dan Diversifikasi Produk Hasil Samping Batuan” sebagai upaya meningkatkan daya saing pengrajin batu mulia melalui penguatan aspek legalitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Kalimantan Post

Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari rangkaian pendampingan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Tim PkM ULM. Sebagai bentuk diseminasi kepada masyarakat luas, rangkaian program tersebut juga telah dipublikasikan melalui Banjarmasin Post pada edisi Kamis, 25 Juni 2026, yang mengangkat komitmen Tim Pengabdian Masyarakat ULM dalam memperkuat daya saing pengrajin batu mulia Cempaka melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana Program PkM, Ir. Ahmad Ali Syafi’i, S.T., M.T., IPP., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan legalitas usaha serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan bisnis. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Lambung Mangkurat dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam pembukaan tersebut, Ketua Pelaksana didampingi oleh Arisandy Mursalin, S.H., M.H. yang turut memberikan motivasi kepada para peserta agar mampu memanfaatkan peluang transformasi digital sebagai langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperluas akses pasar.

Turut memberikan sambutan Lurah Sungai Tiung, yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi Tim Pengabdian Masyarakat ULM dalam mendampingi masyarakat Cempaka. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha batu mulia karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga solusi praktis dalam pengembangan usaha. Pemerintah kelurahan berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berlanjut sehingga UMKM lokal semakin mandiri, legal, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Bayar Pajak Pakai QRIS, Warga Banjarbaru Berpeluang Raih Hadiah Umrah
WhatsApp Image 2026 07 30 at 14.53.14

Sesi pertama kegiatan diisi dengan Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang disampaikan oleh Bapak Fanden dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru. Selama kurang lebih 90 menit, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha, manfaat kepemilikan NIB, tahapan registrasi melalui sistem OSS (Online Single Submission), serta berbagai kemudahan yang diperoleh pelaku usaha setelah memiliki legalitas resmi.

Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan NIB menggunakan akun salah satu peserta yang merupakan anggota Pokdarwis Trisakti Pumpung Cempaka. Pendampingan secara langsung ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai proses registrasi usaha sehingga mereka lebih percaya diri untuk mengurus legalitas usahanya secara mandiri.

WhatsApp Image 2026 07 30 at 14.53.14 1

Selanjutnya, peserta mengikuti Pelatihan Digitalisasi Manajemen Usaha yang disampaikan oleh Anjani, S.A.P., M.A.P., dosen Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat. Pada sesi ini peserta dibekali berbagai strategi pengembangan usaha berbasis digital yang relevan dengan kondisi UMKM saat ini.

Materi yang disampaikan meliputi pembuatan toko digital (e-commerce) sebagai media pemasaran produk, pengelolaan media sosial untuk membangun identitas usaha dan meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta teknik dokumentasi produk menggunakan telepon pintar agar menghasilkan foto produk yang menarik dan layak dipasarkan pada berbagai platform digital. Selain itu, narasumber juga memberikan berbagai tips penyusunan konten promosi yang efektif serta pentingnya menjaga konsistensi identitas merek dalam pemasaran digital.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari proses legalisasi, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan penjualan. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, narasumber memberikan solusi praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para pengrajin sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.

Baca Juga :  Manggala Agni Bentuk MPA Batara, Warga Dilatih Cegah Karhutla Sejak Dini
WhatsApp Image 2026 07 30 at 14.53.15 1

Melalui program ini, Tim Pengabdian Masyarakat ULM menargetkan peningkatan kapasitas pelaku usaha batu mulia di Kelurahan Sungai Tiung agar mampu mengelola usahanya secara lebih profesional. Sasaran kegiatan meliputi anggota Pokdarwis Trisakti Pumpung Cempaka, pelaku UMKM batu mulia, serta masyarakat yang memiliki usaha maupun berencana mengembangkan usaha di sektor ekonomi kreatif berbasis batu mulia.

Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pentingnya legalitas usaha melalui kepemilikan NIB, memperkuat kemampuan pengelolaan usaha berbasis teknologi digital, memperluas akses pemasaran melalui platform digital, meningkatkan kualitas dokumentasi dan promosi produk, serta mendorong terciptanya kemandirian dan keberlanjutan usaha pengrajin batu mulia Cempaka.

Sebagai bagian dari luaran Program BIMA, kegiatan ini menghasilkan peningkatan kompetensi masyarakat dalam aspek legalitas dan digitalisasi usaha, terlaksananya pendampingan praktik pembuatan NIB, tersusunnya dokumentasi kegiatan, publikasi media massa, serta menjadi dasar pengembangan pendampingan berkelanjutan bagi pengrajin batu mulia di kawasan Cempaka. Luaran tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing UMKM lokal sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi unggulan daerah. Melalui rangkaian kegiatan ini,

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat berharap para pengrajin batu mulia Cempaka tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki usaha yang legal, dikelola secara profesional, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas, sehingga keberlanjutan usaha serta kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Iklan
Iklan