BANJARMASIN, Kalimantanpost.com Safiya Safiya Hilwa Alfhannisa dari SD Alam Muhammadiyah Banjarbaru dan Anisa Humaira dari SDN Pelambuan 1 Banjarmasin meraih juara pertama lomba mewarnai kategori usia 4-6 tahun dan usia 7-9 tahun yang diselenggarakan Mapalus Keluarga Kawanua (MK2) Banjarmasin berkolobarasi dengan RRI Banjarmasin yang digelar di Aula RRI pada Minggu (30/8/2026).
Juara kedua kategori usia 4-6 tahun disabet M Hafi Atthaya Zuhdi dari Paud Ra Istiqlal dan juara ketiga oleh Siddiqia Nur Dinara asal SD Islam Sabilal Muhtadin.
Lalu, harapan pertama diraih Nayla Azzahra (TK Pembina 2), harapan kedua diraiah Dina Nabila (RA Sultan Suriansyah) dan harapan ketiga Aishwa Nahla Kamal (TK An Najah).
Lalu, juara kedua kategori usia 7-9 tahun diraih Adonia Najwa Olin (SDIT Nurul Fikri Banjarbaru), juara ketiga diraih Ghaniya Adza Zakhyraa (MIN 10 Banjar).
Selanjutnya harapan pertama oleh Shanum Zhafira Laksani (SDN 2 Syamsuddin Noor Banjarbaru), harapan kedua Nashiro Azizah (MIN 1 Banjarmasin) dan harapan ketiga didapat Faiza Shakira (SDN 4 Guntung Manggis).
Pemenang lomba mewarnai ini mendapat uang pembinaan, piala dan piagam yang diserahkan Bunda PAUD Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani serta Ketua Mapalus Keluarga Kawanua (MK2) Kota Banjarmasin Refly Sumasa.
“Saya sangat senang dan juga tak menyangka bisa meraih juara pertama,” ujar Safiya Hilwa Alfhannisa yang meraih juara pertama lomba mewarnai kategori usia 4-6 tahun.
Sementara itu, Ketua Mapalus Keluarga Kawanua (MK2) Kota Banjarmasin Refly Sumasa mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MK2 Banjarmasin dan RRI Banjarmasin dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, HUT ke-81 Radio Republik Indonesia dan HUT Kota Banjarmasin.
Ditambahkannya melalui kegiatan mewarnai ini selain menyalurkan hobi anak-anak dalam mewarna juga memperkenalkan seni dan budaya yang berasal dari daerah Sulawesi Utara maupun Kota Banjarmasin.
“Tak hanya menggelar lomba mewarnai, MK2 Banjarmasin juga aktif berbagai kegiatan seperti di FKUB dan lain-lain dengan menampilkan budaya serta aneka kue khas Kawanua (Menjadi) seperti lemper dan lain-lain,” katanya.
Terpisah, Ketua Panitia pelaksana, Tony Wyarta mengatakan lomba mewarnai diikuti lebih dari 60 peserta dari TK dan SD yang ada di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar hingga Rantau Tapin.
“Ada dua kategori yang kita lombakan yakni usia 4-6 dan usia 7-9 tahun dengan hadiah uang pembinaan, piala dan piagam,” ucapnya.
Tony menambahkan mengingatkan begitu antusiasnya peserta diharapkan akan digelar tiap tahun.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Banjarmasin Hj Neli Listriani mengatakan pihaknya sangat mengapreasiasi dan mendukung diselenggarakan lomba mewarnai oleh panitia.
“Melalui lomba ini anak-anak bisa berkreasi dan mencetuskan imajinasi melalui pawarna, sehingga bisa membentuk karakter, bersosialisasi dengan teman sebaya serta berani untuk mencampur suatu warna,” ungkapnya.
Nelly juga melihat karya anak-anak semua hasilnya bagus. “Namun, diantaranya yang bagus dicari lagi lebih bagus untuk pemenang,” ungkapnya.
Terpisah, salah satu dewan juri Ariel Lawangbmengatakan dalam penilaian lomba mewarnai yang diperhatikan adalah tema yang harus muncul dalam mewarna seperti kali ini temanya Hari Kemerdekaan.
“Teknik warna dari komposisi tema muncul, kerapain mewarna yang diutamakan. Bleh menambah gambar asal sesuai dengan tema HUT kemerdekaan dan lain-lain,” tegasnya.
Kepala LPP RRI Banjarmasin Nandang Supriadi mengatakan pihaknya melakukan kolaborasi dengan Mapalus Keluarga Kawanua (MK2) Banjarmasin menggelar lomba mewarnai ini merupakan salah satu perwujudan mendekatkan kepada publik.
“Tentunya nantiya tidak hanya berhenti di sini tapi melakukan berbagai kegiatan lainnya, melakukan pendekatan kepada masyarakat bahwa adalah rumah rakyat,” pungkasnya. (ful/KPO-3)















