Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Paman Birin Kehilangan Sosok Pejuang Pembangunan Kalsel

×

Paman Birin Kehilangan Sosok Pejuang Pembangunan Kalsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20260906 WA0048

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Mantan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin turut menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Kalimantan Selatan dua periode, H Rudy Ariffin.

Paman Birin hadir langsung mengantarkan jenazah almarhum ke peristirahatan terakhir di Taman Makam Bahagia, Banjarbaru, Minggu (6/9/2026) sore.

Kalimantan Post

Di sela-sela prosesi pemakaman, Sahbirin Noor mengaku kehilangan sosok pemimpin dan pejuang pembangunan yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Kalimantan Selatan.

Menurutnya, semasa hidup, H Rudy Ariffin dikenal sebagai sosok pejuang yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Banua.

“Almarhum beliau seorang pejuang yang luar biasa. Semasa bersama-sama membangun pemerintahan dan Kalimantan Selatan, beliau selalu berupaya memberikan yang terbaik,” ujar Paman Birin.

Mantan Gubernur Kalsel tersebut juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas seluruh dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan almarhum selama memimpin dan membangun Kalimantan Selatan.

“Saya pribadi sangat bangga dan berterima kasih atas dedikasi serta pengabdian beliau. Banyak hal terbaik yang telah diberikan beliau untuk daerah dan masyarakat Kalimantan Selatan. Jasa dan perjuangan beliau tentu akan selalu dikenang,” katanya.

Kepergian H Rudy Ariffin, lanjut Paman Birin, bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Almarhum H Rudy Ariffin merupakan Gubernur Kalimantan Selatan yang memimpin selama dua periode. Semasa kepemimpinannya, berbagai pembangunan dan program untuk kemajuan Banua telah dijalankan.

Kini, kepergian salah satu tokoh penting Kalimantan Selatan itu meninggalkan duka mendalam. Namun, dedikasi, pengabdian dan perjuangan almarhum dalam membangun Banua akan tetap menjadi bagian dari perjalanan sejarah Kalimantan Selatan. (Nau/KPO-1)

Baca Juga :  PMK 37 Ditunda, Apakah Pajak Pedagang Online Jadi Batal?
Iklan
Iklan