Bupati Balangan Kembali Luncurkan 7 Kampung KB

Bupati Balangan H Ansharuddin dan Ketua TP PKK Balangan Hj Nursidah Ansharuddin, buka selubung papan nama sebagai tanda diresmikannya kampung KB. (KP/Ist)

Paringin, KP – Pencanangan kampung Keluarga Berancana (KB) di desa-desa Wilayah Kabupaten Balangan kembali berlanjut. Kali ini pencanangan kampung KB Tingkat Desa se kabupaten Balangan dilaksanakan di Desa Jimamun kecamatan Lampihong oleh Bupati Balangan H Ansharuddin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Balaangan Hj Nursidah Ansharuddin, belum lama tadi.

Ada tujuh desa yang terpilih menjadi kampung KB, selain Desa Jimamun juga Desa Desa Layap Kecamatan Paringin, Desa Tarangan Kecamatan Paringin Selatan, Desa Mampari Kecamatan Batumandi, Desa Simpang Nadong Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Puyun Kecamatan Halong dan Desa Tundakan Kecamatan Awayan.

Seperti diketahui sebelumnya sudah ada beberapa desa yang ditunjuk menjadi kampung KB, diantaranya Desa Batu Merah Kecamatan Lampihong, Desa Lamida Bawah kecamtan Paaringin, Desa Lingsir kecamatan Paringin Selatan, Desa Gunung Batu kecamatan Tebeng Tinggi, Desa Pemurus kecamatan Juai dan Desa Marajai kecamatan Halong serta Desa Piyait kecamatan Awayan dan Desa Guha kecamatan Batumandi.

Hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari BKKBN Kalsel, Kepala DPPKB Ansyarullah, perwakilan Forkopimka, sejumlah Kepala SKPD serta para kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat.

Bupati Balangan H Ansharuddin mengatakan kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan.baik itu program  KB maupun Pembangunan Keluarga secara utuh di lapangan.

“Kampung KB merupakan salah satu bentuk (model, red) miniature pelaksanaan total program Kependudkan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dan mitra kerja instansi terkait sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di lingkungan terendah,” terangnya.

Ditambahkannya, kampung KB, dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Dalam hal ini dilaksanakan guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk memperoleh pelayanan total program KB.

“Itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas, agar mampu mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan kehidupan keluarga yang berkualitas, tenteram dan sejahtera. Sehingga Program ini menjadi urgen dilakukan, mengingat jumlah penduduk semakin bertambah dari waktu ke waktu,” lanjut Bupati.

Menurut bupati, seiring era desentralisasi program KB mengalami penurunan. Dan dampaknya pertumbuhan penduduk di Indonesia mencapai 1,3 persen pertahun atau bertambah sekitar 2,6 juta jiwa pertahun.

“Dari tahun 2016 ke 2017 pertumbuhan jumlah penduduk Balangan mencapai 1,57 persen. Yang artinya diatas rata rata nasional,” ujar bupati.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Hj Nursidah Ansharuddin mengatakan, sasaran program KB lebih mengarah pada masyarakat yang lebih demokratis, dengan pola pembangunan yang sangat berbeda dibanding era terdahulu. Kalau dulu pendekatannya pada kelembagaan, sekarang harus ke individu, dan harus sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku di masyarakat setempat.

“Maka di sinilah pentingnya kita menghidupkan Kampung KB. Pembentukan Kampung KB dimaksudkan untuk membumikan kembali program KB, mendekatkan pelayanan kepada keluarga-keluarga,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala DPPKB Balangan, Ansyarullah menyampaikan, Tujuan Kampung KB ini sendiri tak lain untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Balangan. Selain itu kampung KB ini juga diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam setiap kecamatan, karena pembentukannya melibatkan dinas/instansi lainnya seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan lainnya, sehingga bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat.

“Kampung KB dibangun di setiap Kecamatan,” katanya. (adv/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...