Tiga Sektor Penyerap Tenaga Kerja Terbanyak

Banjarbaru,  KP – Berdasarkan data BPS, saat ini ada tiga sektor yang menyerap tenaga kerja terbanyak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel.

Sektor pertanian menyerap 33,79 persen tenaga kerja, sektor perdagangan menyerap tenaga kerja sebesar 25,65 persen, dan sektor jasa kemasyarakatan menyerap tenaga kerja sebesar 15,27 persen.

Pada bagian, Kabid Statistik, Agnes Widiastuti dalam jumpa pers BPS Kalsel, Senin (5/11) mengatakan, untuk sektor transportasi mengalami kenaikan sejak 2016.

Berdasarkan persentase penduduk Kalsel usia 15 tahun ke atas yang bekerja menurut sektor lapangan pekerjaan utama Badan Pusat Statistik Kalsel, sektor transportasi pergudangan dan komunikasi naik dari 3,75 persen menjadi 4,87 persen apada Agustus 2017 dan naik kembali menjadi 4,99 persen di Agustus 2018.

Kenaikan angka transportasi ini diduga karena meningkatnya angka perdagangan rumah tangga dan jasa akomodasi.

Pada Agustus 2016 persentase sektor perdagangan di angka 25 koma 17 persen kemudian turun menjadi 24,05 persen kemudian naik kembali di Agustus 2018 dengan angka 25,65 persen.

“Kenaikan transportasi ini bisa disebabkan karena ramai yang online-online itu, mulai dari belanja online dan transportasi online,’’ terang Agnes Widiastuti.

Dibandingkan sektor lapangan pekerjaan utama lain diantaranya pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan, pertambangan.

Penggalian, industri, listrik, gas, air minum, jasa kemasyarakatan, sosial perorangan dan konstruksi.

Sektor transportasi menjadi sektor yang meningkat.

Sementara, sektor pertanian masih menjadi sumber utama mata pencaharian atau pekerjaan penduduk Provinsi Kalsel.

Pada Agustus 2018, penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian sebesar 33,79 persen dari jumlah seluruh penduduk yang bekerja.

Sementara jumlah angkatan kerja mencapai 2,12 juta orang, naik sebesar 42,8 ribu orang dlbanding Agustus 2017. Jumlah Penduduk yang bekerja mencapai 2,02 juta orang, bertambah sebesar 46,5 ribu orang dibandingkan Agustus 2017.

Pada Agustus 2018, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Kalimantan Selatan sebesar 70,27 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 4,50 persen.

Sebanyak 46,16 persen penduduk bekerja di Kalimantan Selatan berizasah SD/tidak punya ijazah dan 17,70 persen pekerja tamat Sekolah Menengah Pertama atau sederajat, hanya 11,19 persen pekerja menyelesaikan pendidikan jenjang diploma dan universitas.

TPT tertinggi pada jenjang Sekolah Menengah Atas atau sederajat yaitu sebesat 8,64 persen, sedangkan TPT terendah terdapat pada jenjang pendidikan SD kebawah sebesar 1,92 persen.

Sementara TPT yang mengalami peningkatan yaitu di jenjang pendidikan diploma dan Universitas yang naik sebesar 1,60 poin dari 5,00 persen di 2017 naik menjadi 6,60.

Ditingkat pendidikan SMA sederajat, SMP, dan SD mengalami penurunan angka pengangguran.(mns/K-2)

 

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...