Wujudkan Satu Inovasi Satu Desa, Tapin Punya Potensi

PUKUL GONG – Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Tapin H Syaiful Bahrin Noor mewakili Bupati Tapin tanda dimulainya Bursa Inovasi desa yang diikuti para kepala desa dan perangkatnya di kabupaten Tapin. (KP/HM Baseri)

Rantau, KP – Untuk mewujudkan inovasi dalam kawasan satu desa, para kepala desa dikabupaten Tapin bersama perangkatnya, ikuti bursa inovasi desa dalam rangka mendorong penggunaan dana desa yang berkualitas, efektif dan efesien.

Bertempat Aula SMAN 1 Rantau, kamis (14/11) kemarin bursa inovasi desa di buka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab. Tapin H Syaiful Bahrin Noor.

Panitia pelaksana Muhammad Rahmani dalam kesempatan itu melaporkan,salahsatu upaya pemerintah untuk mewujudkan nawacita dalam RPJM Nasional 2015-2019 maka setiap desa harus punya inovasi dan kreativitas.

Bursa inovasi desa merupakan forum penyebaran dan pertukaran inovasi masyarakat yang berkembang di desa dan media belajar bagi desa untuk memperoleh informasi dan kegiatan inovasi.

“Maksud penyelenggaraan bursa inovasi desa ini adalah untuk menjebatani kebutuhan pemerintahan desa akan pilihan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif kegiatan pembangunan desa,” ungkapnya.

Peserta sebanyak 500 orang terdiri dari perwakilan desa, kepala SOPD, Camat, Tim Inovasi kapupaten, Pendamping dan tim pelaksana inovasi desa.

Sementara itu Sekretaris PMD Provinsi Kalsel Helbiannor mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kafasitas desa sesuai dengan aturan Undang-Undang desa, maka di desa dapat menciptakan banyak inovasi desa sesuai dengan perkembangan desa, sehingga desa maju dan berkembang.

Sedangkan Bupati Tapin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum H Syaiful Bahrin Noor mengatakan bahwa Program inovasi desa hadir sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan rujukan inovasi pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping desa dalam pengembangan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan serta pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur desa.

“Program inovasi desa diharapkan mampu memunculnya inovasi desa di setiap desa minimal satu inovasi, “katanya.

Ditambahkannya bahwa program inovasi desa dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penggunaan kapasitas desa melalui peningkatan produktivitas pedesaan dengan bertumpu pada, pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemenuhan dan peningkatan infrastruktur perdesaan.

“Jadi kalau desa mau maju, desa harua ada inovasi, hal ini untuk kemajuan desa itu sendiri dan berkembang,”ungkapnya.

Menurut bupati lagi Dengan kegiatan bursa inovasi desa seluruh desa dapat mereplikasi kegiatan yang inovatif untuk dapat dimasukkan kedalam APBDes, sehingga pada tahun 2019 nanti diharapkan dapat terwujud program satu desa satu inovasi.

Pada bursa inovasi desa di tampilkan berbagai macam inovasi yang dihasilkan desa perwakilan desa se Kabupaten Tapin.

Turut hadir Sekertaris PMD Provinsi Kalsel Helbiannor, Sekretaris PMD Tapin Sugiharto , Perwakilan SOPD Lingkup Pemkab. Tapin dan Camat Se Tapin. (ari/K-6)

 

 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...