Fitri Hernadi lepas tim Bola Tangan Dan Poco-poco ke lomba nasional

Fitri Hernadi (tengah) mewakili Kadispora, H Hermansyah, bersama para atlet bola tangan dan poco-poco. (Kp/nafarin fauzy)

Banjarmasin, KP – Dua cabang olahraga bola tangan dan Poco poco, dilepas bersamaan oleh Fitri Hernadi, Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan mewakili Kadispora H Hermansyah, untuk mengikuti ajang nasional.

Upacara pelepasan di Hotel Victoria Banjarmasin dihadiri Ketua Formi Kalsel HJ RR Artuty Ramlan dan sekretaris H Nisya Basoeni, Ketua Formi B.Masin Hj Titin R Imran dan sekretaris Yenny Luntungan, serta beberapa pengurus cabng olahraga

Bola tangan akan mengikuti kualifikasi Pra PON 2019 yang akan berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 20-24 Oktober mendatang.

Sementara Poco poco tampil di Senam Poco Poco Nusantara (kreasi) ke-8 2019 memperebutkan piala Ibu Negara RI Dan piala Menteri Pariwisata RI 19 Oktober nanti di Jakarta.

“Poco poco minimal kami mempertahankan tiga besar berturut-turut,” kata Ketua FORMI Kalsel Artuti Ramlan didampingi juri nasional Poco poco Yenny Luntungan.

Sedang Ketua Harian ABTI Kalsel Murjani, mengatakan khusus Pra Pon bola tangan diikuti 14 peserta Pra PON yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Lampung, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

“Kita membawa 15pemain putra dan putri,” ujar Murjani.

Awalnya atlet bola tangan yang diberangkatkan menggunakan kapal laut untuk menyesuaikan anggaran namun menjelang detik pelepasan atlet berubah.

“Tadi Dispora Kalsel meminta gunakan pesawat agar pemain bisa beristirahat dan tampil maksimal. Soal biaya Dispora Kalsel siap mengalokasikan,” kata Murjani disambut suka cita para atlet bola tangan yang hadir.

Kadispora Kalsel Hermansyah diwakili Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, M Fitri Hernadi menargetkan Poco Poco minimal Runner up sementara bola tangan masuk lima besar.

Fitri menambahkan Dispora Kalsel sudah mengalokasikan anggaran 2020 nanti lebih besar yang digunakan untuk pemusatan latihan (training center), ujicoba, dan mendatangkan pelatih luar.

“Khusus cabor Pra Pon yang meraih medali dan cabor yang berpotensi meraih medali di PON akan kita siapkan hal itu,” ujar dia.

Selain itu Fitri juga menjanjikan cabor yang bakal berlaga di PON XX Papua 2020 nanti akan disiapkan desentralisasi dan pemberian insentif mulai Januari nanti.

“Dari 37 cabor yang dipertandingkan cabor yang lolos PON akan desentralisasi paling tidak empat bulan sebelum PON,” pungkas Fitri Hernadi. (rel/nfr/k-9)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...